Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cara Jasa Marga Urai Macet saat Pengerjaan Tol Jakarta - Cikampek

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Selasa, 27 November 2018 | 03:00 WIB
Cara Jasa Marga Urai Macet saat Pengerjaan Tol Jakarta - Cikampek
Tol Jakarta Cikampek, di Gerbang tol Cikarang Utama, Rabu malam (6/7/2016).(Humas Jasa Marga Tol Jakarta-Cikampek)

Suara.com - Kementerian Perhubungan RI berencana menggilir pelaksaaan pembangunan proyek  di Jalan tol Jakarta-Cikampek. Hal ini untuk mengurangi kemacetan di jalan tol tersebut.

Untuk diketahui, terdapat tiga proyek yang di jalan tol tersebut, yakni pembangunan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek, Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, dan LRT Jabodebek‎.

Namun apakah langkah tersebut bisa mengurangi kemacetan di jalan tol Japek?

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Desi Ariyani, kemacetan di jalan tol Japek bukan karena adanya pengerjaan proyek di jalan tol tersebut. Akan tetapi, juga banyak faktor lain.

Meski begitu, dia enggan menyebutkan penyebab lain dari kemacetan di jalan tol Japek‎.

"Kemacetan bukan hanya kontribusi proyek. Ada juga kontribusi hambatan-hambatan. Dalam satu hari di Japek ada 47 hambatan. Tapi kalau hambatan otomatis ya harusnya lebih lancar," ujar Desi saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Namun demikian, tutur Desi, Jalan Tol Japek memang sudah sangat padat. Hal itu tersebut, lanjut dia, bisa dilihat dari volume kendaraan yang dibagi kapasitas sudah terlalu tinggi.

"Makanya, kita bangun elevated. Pak Menhub ada juga aturan tambah seperti ganjil genap ditambah. Truk besar tak bisa lewat lajur 3-4," ‎tutur dia.

Desi menegaskan, proyek yang ada di jalan tol tetap akan berjalan. Hanya saja, tambah dia, pengerjaan proyek tersebut tidak dilakukan bersamaan di suatu titik dan waktu yang berbarengan.

"‎Jangan ada  proyek yang jalan dalam satu waktu dan satu lokasi. Jadi diatur. Kita koordinasi intensif. Koordinasi supaya dalam satu waktu, satu titik semua kerja di situ," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ubah Nama Pulau Reklamasi, Anies: Jakarta Untuk Kita Maju Bersama

Ubah Nama Pulau Reklamasi, Anies: Jakarta Untuk Kita Maju Bersama

News | Senin, 26 November 2018 | 19:43 WIB

Ketua DPRD Buton Isap Sabu di Hotel Red Planet Jakarta

Ketua DPRD Buton Isap Sabu di Hotel Red Planet Jakarta

News | Senin, 26 November 2018 | 17:08 WIB

Ilmuwan Prediksi Wilayah Jakarta Bakal Tenggelam Pada 2040

Ilmuwan Prediksi Wilayah Jakarta Bakal Tenggelam Pada 2040

News | Senin, 26 November 2018 | 16:16 WIB

Prediksi Ilmiah Jakarta Akan Tenggelam, Tapi Kapan?

Prediksi Ilmiah Jakarta Akan Tenggelam, Tapi Kapan?

wawancara | Senin, 26 November 2018 | 16:10 WIB

Menhub Minta Kontraktor Proyek di Tol Japek Tunduk Aturan

Menhub Minta Kontraktor Proyek di Tol Japek Tunduk Aturan

Bisnis | Senin, 26 November 2018 | 13:18 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB