Hari Ini Rupiah Dinilai Melemah, Bergerak Turun Hingga Rp 14.515

Ade Indra Kusuma, Achmad Fauzi

Rabu, 28 November 2018 | 06:41 WIB
Hari Ini Rupiah Dinilai Melemah, Bergerak Turun Hingga Rp 14.515
Ilustrasi Dolar AS menguat [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah Rabu (28/11/2018) terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan negatif. Hari ini diprediksi rupiah melemah.

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan, adanya pelemahan rupiah membuat harapan akan berlanjutnya kenaikan menjadi terhalangi. Apalagi pergerakan dolar AS kembali menunjukan peningkatannya sehingga cukup menekan pergerakan rupiah.

"Di perkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.515 - Rp 14.500," ujar Reza di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Reza melanjutkan, meski pergerakan rupiah kali ini masih berada pada level di periode kuartal tiga tahun ini di saat rupiah masih di bawah Rp 15 ribuan namun, bukan berarti telah aman dan dapat dimungkinkan kembali melemah. 

"Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah," imbuh dia. 

Berdasarkan Bloomberg pergerakan rupiah pada Selasa (27/11/2018) berada di level Rp 14.515 per dolar AS. Level itu melemah dibandingkan perge‎rakan Senin kemarin di level Rp 14.475 per dolar AS. 

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia rupiah justru menguat pada Selasa kemarin di level Rp 14.504 per dolar AS dari posisi Senin yang di level menguat Rp 14.551 per dolar AS. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Proyeksi BI : Ekonomi Indonesia di 2019 Lebih Baik Ketimbang 2018

Proyeksi BI : Ekonomi Indonesia di 2019 Lebih Baik Ketimbang 2018

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 16:54 WIB

Selamatkan Rupiah dari Tekanan Dolar AS, Jokowi Puji BI

Selamatkan Rupiah dari Tekanan Dolar AS, Jokowi Puji BI

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 15:44 WIB

Rupiah Bersiap Menguat Hari Ini Hingga Rp 14.460 per Dolar AS

Rupiah Bersiap Menguat Hari Ini Hingga Rp 14.460 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 07:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×