Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Darmin Nasution : Rupiah Sudah Terlalu Murah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 28 November 2018 | 14:33 WIB
Darmin Nasution : Rupiah Sudah Terlalu Murah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menuturkan, bahwa saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sudah terlalu murah.

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menyebutkan, saat ini level rupiah sudah di bawah nilai fundalmentalnya di level Rp 14.500-an.

"Pertaruhan kita, pada saat rupiah dianggap sudah at the bottom, dan para analisis juga mengakui kita sudah overweight, itu sudah terlalu murah. Rupiah itu sudah terlalu murah. Dan itu terjadi sebulan terakhir ini. Kurs nya lumayan. Itu saatnya dibeli‎," ujar Darmin dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

‎Darmin menuturkan, pemerintah akan memanfaatkan momentum tersebut untuk menjaga konfiden para investor agar tetap berinvestasi di Indonesia.

Salah satunya mengeluarkan beberapa bidang usaha dari Daftar Negatif Investasi (DNI). Dengan begitu, investor saat ini bisa masuk ke bidang usaha yang dulunya terkunci dari investor asing.

"‎Tapi kita memang harus memanfaatkan momentum itu. Sehingga waktu Bank Indonesia menaikkan suku bunga, kita bilang bagus. Dan kita mau nambah dengan mengeluarkan paket. Sayangnya memang rada rame," tutur dia.

Darmin pun menambahkan, sebenarnya rupiah bisa mempunyai potensi untuk bisa menguat kembali. Bahkan bisa menguat hingga di bawah Rp 14.000.

"‎Masih ada ruang, tapi kan kita enggak usah sekuat-kuatnya upaya untuk penguatan, yang penting ada capital inflow yang membeli saham, sun, kursnya menguat lagi sedikit. Dengan begitu defisit ‎transaksi berjalan bisa ditutup surplus transaksi lembaga finansial," tandas dia.

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada hari ini pada pukul 12.00 berada di level Rp 14.534 per dolar AS. Level itu melemah dibandingkan perge‎rakan Selasa kemarin di level Rp 14.515 per dolar AS.

Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia rupiah juga melemah pada hari ini di level Rp 14.535 per dolar AS dari posisi Selasa kemarin yang di level Rp 14.504 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Rupiah Dinilai Melemah, Bergerak Turun Hingga Rp 14.515

Hari Ini Rupiah Dinilai Melemah, Bergerak Turun Hingga Rp 14.515

Bisnis | Rabu, 28 November 2018 | 06:41 WIB

Komeng Ditangkap Polisi, Pesta Ganja dan Sabu Bareng Bule

Komeng Ditangkap Polisi, Pesta Ganja dan Sabu Bareng Bule

News | Selasa, 27 November 2018 | 20:23 WIB

Proyeksi BI : Ekonomi Indonesia di 2019 Lebih Baik Ketimbang 2018

Proyeksi BI : Ekonomi Indonesia di 2019 Lebih Baik Ketimbang 2018

Bisnis | Selasa, 27 November 2018 | 16:54 WIB

Terkini

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB