Dulu Ramai, Kini Pasar Baru Sepi Tergerus Online Shop

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 Desember 2018 | 09:22 WIB
Dulu Ramai, Kini Pasar Baru Sepi Tergerus Online Shop
Pasar Baru di Jakarta Pusat (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Perkembangan zaman dan teknologi yang melaju dengan cepat saat ini bagi sebagian orang memiliki dampak yang positif. Hal tersebut lantaran menjadikan semuanya menjadi lebih mudah.

Namun, bagi sebagian orang kemajuan tersebut memberikan dampak negatif. Khususnya kepada para pedagang offline.

Bisnis online sekarang tengah jadi primadona di kalangan masyarakat di seluruh dunia. Hal ini terlihat dari maraknya toko online yang bermunculan dari yang kecil perorangan hingga perusahan korporasi besar yang professional.

Fakta ini semakin memojokkan bisnis offline atau konvensional yang telah lama menjadi keseharian dari rakyat Indonesia.

Seperti yang dirasakan Asep pedagang yang menjual berbagai pernak-pernik seperti kacamata, sandal, tas anak-anak di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Asep mengaku sangat merasakan penurunan penjualan lantaran e-commerce yang mulai menjamur.

“Penurunan ada ya pasti, sekarang orang lebih senang belanja online. Penurunannya hampir 60 persenan lah,” kata Asep saat berbincang dengan Suara.com.

Asep mengaku penurunan tersebut bukan hanya dirasakan ia saja, melainkan seluruh toko yang ada di kawasan Pasar Baru. Asep mengungkapkan, sejak menjamurnya toko online, kawasan Pasar Baru menjadi sepi pengunjung.

Benar saja, ketika Suara.com berjalan dari gerbang pintu masuk kawasan Pasar Baru hingga ke kawasan Metro dan Harco tidak banyak pengunjung yang berlaku lalang.

“Tadi mba lewat sini gimana, nggak padat kan. Padahal jaman dulu mah disini nggak kenal sepi, banyak yang pada belanja, sekarang online semua. Mau hari kerja atau libur same aje penuh,” ujarnya.

Asep mengungkapkan, penurunan penjualan diakuinya mulai terasa sejak tahun lalu. Penyebabnya disinyalir penetrasi dari penjualan elektronik melalui online.

Padahal, kata Asep, dulu sebelum e-commerce menjamur, ia bisa mengantongi pendapatan Rp 5 juta sampai Rp 10 juta per hari.

"Per hari waktu lagi ramai-ramainya bisa Rp 15 juta. Tapi sekarang pernah sama sekali nggak ada pemasukan. Orang malas juga ke sini, macet bayar parkir juga. Mending beli di online lebih murah. Makanya kita juga jual lewat online," katanya.

Kendati demikian, Asep mengaku tetap optimis dan yakin meski e-commerce menjamur, tokonya masih bisa meraup keuntungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Rezeki nggak kemana. Meski online banyak, tapi pasti ada juga kok yang datang ke kami beli barangnya. Pinter-pinter cari peluang bisnisnya aja pasti ada jalan,” kata Asep.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernak-pernik Natal Mulai Diserbu Pembeli

Pernak-pernik Natal Mulai Diserbu Pembeli

Bisnis | Kamis, 06 Desember 2018 | 08:56 WIB

Cara Baru Tingkatkan Pelayanan Hotel Lewat Teknologi

Cara Baru Tingkatkan Pelayanan Hotel Lewat Teknologi

Press Release | Rabu, 05 Desember 2018 | 16:43 WIB

Perilaku Belanja Online Meningkat di Momen-Momen Ini

Perilaku Belanja Online Meningkat di Momen-Momen Ini

Lifestyle | Selasa, 04 Desember 2018 | 19:17 WIB

Terkini

Geger Pengumuman MSCI, Jumat Pagi Investor Langsung Panik Jual Saham

Geger Pengumuman MSCI, Jumat Pagi Investor Langsung Panik Jual Saham

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fenomena Camera Eats First: Kenali Etika Memotret Makanan di Restoran Agar Tak Mengganggu

Fenomena Camera Eats First: Kenali Etika Memotret Makanan di Restoran Agar Tak Mengganggu

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara

Ulasan Film Aplikasi Iblis: Horor Digital Menakutkan Buatan Dimas Anggara

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Menag soal Fatwa Kripto: Hari Ini Mungkin Haram, Tapi Besok Bisa Jadi Halal

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi

Rencana Ponsel Gratis untuk Penerima Bansos Dinilai Tak Rasional: Rawan Korupsi

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir

Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Calo Pertalite Berkeliaran di SPBU saat Bali Krisis BBM

Calo Pertalite Berkeliaran di SPBU saat Bali Krisis BBM

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Listrik Sering Padam, DPR Semprot PLN: Direksi Berganti, Persoalan Jangan Berulang

Listrik Sering Padam, DPR Semprot PLN: Direksi Berganti, Persoalan Jangan Berulang

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:43 WIB

×