Ini 5 Mafia Paling Berbahaya di Dunia

Vania Rossa, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 12 Desember 2018 | 07:11 WIB
Ini 5 Mafia Paling Berbahaya di Dunia
Ilustrasi mafia. (Shutterstock)

Suara.com - Hampir di setiap negara ada kejahatan terorganisasi laiknya mafia Sisilia zaman dulu. Berbasis kelompok organisasi rahasia, mafia-mafia ini selalu membuat kekacauan, kejahatan, dan tindak pidana kriminal.

Para gangster ini tak hanya sering berperang fisik dengan geng lainnya - biasanya disebabkan karena perebutan wilayah - tetapi juga menguasai perdagangan illegal seperti narkoba, senjata api, prostitusi, sampai membekingi para pengusaha kaya.

Jadi, siapa mafia atau gangster terorganisasi terbesar di dunia?

1. Yakuza
Yakuza yang juga dikenal dengan nama Gokudo adalah sindikat kejahatan teroganisir yang paling terkenal. Mereka tidak hanya ada di Jepang, namun juga di dunia. Kelompok Yamaguchi-gumi, satu dari tiga organisasi pendiri Yakuza, memiliki kekayaan 80 miliar dolar AS. Hal ini membuktikan mereka sebagai gangster terkaya di antara semua sindikat kejahatan di dunia.

Yakuza dianggap juga sebagai gangster tertua, eksistensi mereka sudah ada sejak abad 17 yang berbaur dengan tradisi dan kebudayaan. Kasus kejahatan Yakuza juga terendus sampai di Indonesia terbongkar saat 95 WNA Taiwan dan Tiongkok diringkus Polda Metro Jaya di 3 rumah mewah terpisah di Jakarta yang bekerja menipu pejabat-pejabat di Tiongkok dari Indonesia melalui telepon dan internet.

2. Kelompok Yardies, Inggris
Sebenarnya mafia ini bukan berasal dari Inggris, tetapi berasal dari Jamaika yang bermigrasi ke Inggris pada era 1950-an. Mereka terlibat berbagai kasus kriminalitas di Inggris, mulai dari penculikan, perdagangan gelap senjata api, narkoba, dan obat-obatan terlarang lainnya.

3. Mungiki
Mungiki yang memiliki arti "banyak orang" adalah sebuah kelompok yang aktif di Kenya, basis mereka adalah di daerah-daerah kumuh Nairobi. Bisnis yang mereka lakukan adalah pemerasan dan penyediaan jasa pembunuh bayaran. Mungiki menolak semua ide westernisasi dan memaksa pengikutnya untuk kembali ke nilai-nilai tradisional.

4. La Cosa Nostra
Lahir pada abad 19, La Cosa Nostra dianggap sebagai salah satu kelompok mafia termuda. Namun, tidak butuh waktu lama bagi kelompok asal Sisilia ini untuk menjadi besar dan berpengaruh. La Cosa Nostra dengan basis kekeluargaan dan hierarki. Upacara penerimaan anggota baru dalam kelompok ini dikenal rumit dan hanya terbuka bagi orang Sisilia. Selain itu, mereka juga memiliki banyak kode etik yang harus ditaati, salah satunya adalah "omertà", di mana anggotanya wajib menjaga rahasia. Gagal melakukannya berarti sama dengan eksekusi mati.

5. Russian Mafia
Selain merupakan negara adi kuasa kedua setelah Amerika Serikat, Rusia juga memiliki banyak sekali mafia yang selalu berbuat kriminalitas. Russian Mafia sekarang ini memiliki anggota sudah lebih dari 700 ribu orang. Kejahatan yang mereka lakukan sudah lintas negara, meliputi Amerika Serikat, Israel, Spanyol, Kanada, Inggris, Hungaria dan masih banyak lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapten Sriwijaya Yu Hyun Koo Bantah Disuap Arema

Kapten Sriwijaya Yu Hyun Koo Bantah Disuap Arema

Bola | Rabu, 05 Desember 2018 | 08:15 WIB

Genderuwo Ekonomi yang Rugikan Negara, Seperti Ini Penampakannya

Genderuwo Ekonomi yang Rugikan Negara, Seperti Ini Penampakannya

Bisnis | Jum'at, 16 November 2018 | 11:24 WIB

Buwas : Negara Dikalahkan Mafia Tanah

Buwas : Negara Dikalahkan Mafia Tanah

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 14:07 WIB

Terkini

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:06 WIB

×