Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Ini 5 Mafia Paling Berbahaya di Dunia

Vania Rossa, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 12 Desember 2018 | 07:11 WIB
Ini 5 Mafia Paling Berbahaya di Dunia
Ilustrasi mafia. (Shutterstock)

Suara.com - Hampir di setiap negara ada kejahatan terorganisasi laiknya mafia Sisilia zaman dulu. Berbasis kelompok organisasi rahasia, mafia-mafia ini selalu membuat kekacauan, kejahatan, dan tindak pidana kriminal.

Para gangster ini tak hanya sering berperang fisik dengan geng lainnya - biasanya disebabkan karena perebutan wilayah - tetapi juga menguasai perdagangan illegal seperti narkoba, senjata api, prostitusi, sampai membekingi para pengusaha kaya.

Jadi, siapa mafia atau gangster terorganisasi terbesar di dunia?

1. Yakuza
Yakuza yang juga dikenal dengan nama Gokudo adalah sindikat kejahatan teroganisir yang paling terkenal. Mereka tidak hanya ada di Jepang, namun juga di dunia. Kelompok Yamaguchi-gumi, satu dari tiga organisasi pendiri Yakuza, memiliki kekayaan 80 miliar dolar AS. Hal ini membuktikan mereka sebagai gangster terkaya di antara semua sindikat kejahatan di dunia.

Yakuza dianggap juga sebagai gangster tertua, eksistensi mereka sudah ada sejak abad 17 yang berbaur dengan tradisi dan kebudayaan. Kasus kejahatan Yakuza juga terendus sampai di Indonesia terbongkar saat 95 WNA Taiwan dan Tiongkok diringkus Polda Metro Jaya di 3 rumah mewah terpisah di Jakarta yang bekerja menipu pejabat-pejabat di Tiongkok dari Indonesia melalui telepon dan internet.

2. Kelompok Yardies, Inggris
Sebenarnya mafia ini bukan berasal dari Inggris, tetapi berasal dari Jamaika yang bermigrasi ke Inggris pada era 1950-an. Mereka terlibat berbagai kasus kriminalitas di Inggris, mulai dari penculikan, perdagangan gelap senjata api, narkoba, dan obat-obatan terlarang lainnya.

3. Mungiki
Mungiki yang memiliki arti "banyak orang" adalah sebuah kelompok yang aktif di Kenya, basis mereka adalah di daerah-daerah kumuh Nairobi. Bisnis yang mereka lakukan adalah pemerasan dan penyediaan jasa pembunuh bayaran. Mungiki menolak semua ide westernisasi dan memaksa pengikutnya untuk kembali ke nilai-nilai tradisional.

4. La Cosa Nostra
Lahir pada abad 19, La Cosa Nostra dianggap sebagai salah satu kelompok mafia termuda. Namun, tidak butuh waktu lama bagi kelompok asal Sisilia ini untuk menjadi besar dan berpengaruh. La Cosa Nostra dengan basis kekeluargaan dan hierarki. Upacara penerimaan anggota baru dalam kelompok ini dikenal rumit dan hanya terbuka bagi orang Sisilia. Selain itu, mereka juga memiliki banyak kode etik yang harus ditaati, salah satunya adalah "omertà", di mana anggotanya wajib menjaga rahasia. Gagal melakukannya berarti sama dengan eksekusi mati.

5. Russian Mafia
Selain merupakan negara adi kuasa kedua setelah Amerika Serikat, Rusia juga memiliki banyak sekali mafia yang selalu berbuat kriminalitas. Russian Mafia sekarang ini memiliki anggota sudah lebih dari 700 ribu orang. Kejahatan yang mereka lakukan sudah lintas negara, meliputi Amerika Serikat, Israel, Spanyol, Kanada, Inggris, Hungaria dan masih banyak lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapten Sriwijaya Yu Hyun Koo Bantah Disuap Arema

Kapten Sriwijaya Yu Hyun Koo Bantah Disuap Arema

Bola | Rabu, 05 Desember 2018 | 08:15 WIB

Genderuwo Ekonomi yang Rugikan Negara, Seperti Ini Penampakannya

Genderuwo Ekonomi yang Rugikan Negara, Seperti Ini Penampakannya

Bisnis | Jum'at, 16 November 2018 | 11:24 WIB

Buwas : Negara Dikalahkan Mafia Tanah

Buwas : Negara Dikalahkan Mafia Tanah

Bisnis | Selasa, 31 Juli 2018 | 14:07 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×