BI: Pergerakan Rupiah Stabil, Bahkan Cenderung Menguat

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 21 Desember 2018 | 15:23 WIB
BI: Pergerakan Rupiah Stabil, Bahkan Cenderung Menguat
Ilustrasi pecahan uang Rp 50.000. [Antara/Adiwinata Solihin]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menilai saat ini pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah stabil. Bahkan, rupiah bergerak cenderung menguat.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, stabilnya nilai tukar rupiah tersebut karena mekanisme pasar telah berkerja. Dia menjelaskan, suplai dan permintaan rupiah berkembang dengan baik. 

"Tidak hanya di spot, swap, tapi juga di DNDF yang semakin berkembang. Itu memberikan alternatif bagi korporasi maupun investor dalam memenuhi valasnya sehingga memperkuat mekanisme pasar dan juga memberikan konfiden kepada pasar," ujar Perry saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Selain itu, lanjut Perry, adanya kepercayaan dari investor luar negeri untuk tetap memasukkan dananya ke dalam negeri. 

Menurut dia, pasca The Fed menaikkan suku bunganya memang rupiah langsung bergejolak, tetapi gejolak tersebut hanya sementara. 

"Pasca pengumuman memang sempet ada tekanan, tapi hanya bergerak sebentar, kemudiam siang mulai stabil dan bahkan cenderung menguat dan hari ini juga kecenderungannya menguat," jelas dia. 

Meski begitu, Perry memandang nilai tukar rupiah saat ini masih di bawah nilai wajarnya atau undervalued. Namun demikian, Perry optimis rupiah akan balik ke nilai wajarnya. 

"Ke depannya faktor-faktor positif itu akan membawa rupiah lebih stabil dan cenderung menguat. Faktor-faktornya adalah dari sisi globalnya yakni Fed Fund Rate yang diperkirakan 3 kali di tahun depan ternyata probabilitasnya lebih banyak 2 kali, sehingga itu memberikan faktor positif bagi indonesia sehingga meningkatkan konfiden internasional dan inflow akan lebih besar," pungkas dia. 

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat (21/12/2018) ‎hari ini berada di level Rp 14.480 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada hari sebelumnya yang di level Rp 14.499 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Dinilai Kembali Bergerak Melemah di Kisaran Rp 14.489 per Dolar AS

Rupiah Dinilai Kembali Bergerak Melemah di Kisaran Rp 14.489 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 21 Desember 2018 | 05:36 WIB

IHSG Diprediksi Terdongkrak Penguatan Nilai Tukar Rupiah

IHSG Diprediksi Terdongkrak Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 06:13 WIB

Dolar AS Tertekan Isu Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Dolar AS Tertekan Isu Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 06:06 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah Terimbas Defisit Neraca Perdagangan

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah Terimbas Defisit Neraca Perdagangan

Bisnis | Selasa, 18 Desember 2018 | 07:11 WIB

Pelemahan IHSG Diprediksi Analis Masih Terus Berlanjut

Pelemahan IHSG Diprediksi Analis Masih Terus Berlanjut

Bisnis | Selasa, 18 Desember 2018 | 06:57 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB