Mendengar Jeritan Pengusaha Logistik dan Truk soal Tarif Tol Trans Jawa

Iwan Supriyatna

Rabu, 09 Januari 2019 | 16:06 WIB
Mendengar Jeritan Pengusaha Logistik dan Truk soal Tarif Tol Trans Jawa
Tol Trans Jawa. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak sampai Pasuruan digadang-gadang mampu memperlancar arus logistik. Namun, ada fakta lain, para pengusaha logistik dan truk justru belum merasakan manfaat tol Trans Jawa itu.

Besaran tarif tol Trans Jawa yang dirilis oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dinilai belum berpihak pada pengusaha logistik dan truk.

Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah, Tony Winarno menyebut, adanya tol Trans Jawa malah menambah biaya logistik.

"Infrastruktur ini untuk siapa, kalau untuk rakyat, mengapa tarifnya sangat mahal. Tarif mahal sangat merugikan," kata Tony Winarno, Rabu (9/1/2019).

Dia menyebut, untuk biaya antar logistik dari Semarang ke Surabaya melewati tol Trans Jawa, harus mengeluarkan biaya Rp 259 ribu untuk sekali jalan. Sementara ongkos solar Rp 200 ribu sekali jalan.

Ongkos itu, dikalikan dua kali yakni untuk pulang pergi sebesar Rp 518 ribu plus dengan biaya bahan bakar Rp 400 ribu pulang pergi pula.

"Biaya logistik malah makin meningkat, harusnya bisa memangkas biaya, ini malah menambah biaya. Dari segi bisnis tentu tidak menguntungkan bagi pengusaha logistik," tutur Tony.

Selama ini, kata Tony, barang-barang logistik yang paling banyak dikirim oleh anggota Asperindo mayoritas barang UMKM dari Solo, Semarang, maupun Yogyakarta dengan tujuan berbagai kota termasuk luar Jawa Tengah.

"Tarif tol mahal akan berimbas pada usaha kecil yang dikirim dari pengrajin. Bagi kami tol hanya jalur alternatif saja, kami lebih memilih jalur di luar tol meski harus memutar," paparnya.

Sementara itu, Nugroho Arif dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah merasakan hal yang sama. Tol Trans Jawa belum berpihak pada pengusaha truk.

"Infrastruktur tol Trans Jawa belum berpihak pada truk, rest area khusus truk minim. Repot jika ada ban pecah atau mesin rusak, susah masuk tol kirim perlengkapan dan tim servis," kata Nugroho.

Karenanya, Nugroho mengaku armada truknya cenderung memilih lewat jalur Pantura. Selain sepi karena kendaraan pribadi yang lebih memilih masuk tol, juga banyak bengkel dan tambal ban sepanjang Pantura.

"Masuk tol harus biaya lagi, keuntungan ada tol Trans Jawa saat ini hanya buat jalan Pantura lebih sepi kendaraan pribadi," tuturnya.

Pengalamannya, sejak tol Trans Jawa diresmikan Desember kemarin, saat lewat Pantura hanya memakan waktu 24 jam untuk satu sopir dengan istirahat.

"Sebelum ada tol Trans Jawa, Pantura macet, bisa lebih satu hari perjalanan. Kasihan sopir harus menanggung biaya perjalanan tambahan," katanya.

Baik Tony dan Nugroho berharap biaya tarif tol dan infrastruktur tol Trans Jawa bisa dikaji ulang dan berpihak kepada pengusaha maupun rakyat.

"Tol Trans Jawa saat ini efektif bagi kendaraan pribadi saja. Saya membuktikannya, perjalanan pakai Innova solar Semarang - Madura hanya habis solar Rp 200 ribu, tol Rp 250 ribu, waktu juga dapat dipangkas," tukas Nugroho.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulau Jawa Sudah Tersambung Tol, Ini Daftar Tarifnya

Pulau Jawa Sudah Tersambung Tol, Ini Daftar Tarifnya

Bisnis | Rabu, 09 Januari 2019 | 09:58 WIB

Jasa Marga Siap Operasikan Ruas Tol Ini Pada 2019

Jasa Marga Siap Operasikan Ruas Tol Ini Pada 2019

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 04:05 WIB

3 Hari Jelang Tahun Baru, 234.923 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

3 Hari Jelang Tahun Baru, 234.923 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

News | Senin, 31 Desember 2018 | 16:39 WIB

Terkini

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×