Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Minyak Sawit Bisa Dipakai 100 Persen untuk Kendaraan Diesel

Vania Rossa, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 19 Januari 2019 | 06:31 WIB
Minyak Sawit Bisa Dipakai 100 Persen untuk Kendaraan Diesel
Ilustrasi pengisian bahan bakar. (Shutterstock)

Suara.com - Kebijakan pemerintah yang menetapkan penggunaan biodiesel B20 secara mandatori cukup berhasil meningkatkan penggunaan minyak sawit (CPO) sebagai bahan bakar. Hal ini tergambar dari realisasi kumulatif penyaluran FAME (Fatty Acid Methyl Esters).

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menunjukkan penyaluran FAME tahun 2018 sebesar 3.478.825 Kiloliter (KL), atau 86 persen dari target penyaluran FAME sebesar 4.041.358. Rinciannya untuk Public Service Obligation (PSO) 2.720.753 KL atau 94 persen periode Januari-Desember, dan Non-PSO 758.072 KL atau 66 persen periode September-Desember.

Secara bulanan pun dilaporkan bahwa penyaluran FAME kian membaik. Pada bulan Desember, rasio realisasi penyaluran FAME dengan volume FAME teoritis sebesar 93 persen. Index keberhasilan ini lebih tinggi dibandingkan dengan index keberhasilan bulan-bulan sebelumnya.

“Pemerintah sangat mengapresiasi kemajuan kinerja ini,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

FAME sendiri merupakan minyak nabati atau lemak hewan yang telah melalui proses esterifikasi atau transesterifikasi. Dengan begitu, minyak sawit ini bisa dipakai 100 persen untuk seluruh kendaraan diesel. Bisa juga dicampur dengan solar pada tingkat tertentu, seperti 20 persen. Jadi program B20 ini mengombinasikan 80 persen solar dan minyak sawit 20 persen.

Terkait konfigurasi 25 titik serah/Tangki Bahan Bakar Minyak (TBBM), juga sudah dilakukan pengoperasian 2 floating storage yang berlokasi di Balikpapan. Ini dimulai per 2 Januari 2019, dimana telah dilakukan penerimaan perdana FAME dari PT Wilmar Bioenergi Indonesia dengan menggunakan floating storage sebagai sarana penyimpanan FAME.

Lebih lanjut Darmin menjelaskan, penggunaan floating storage di TBBM Tuban masih terkendala karena potensi ranjau laut dan ombak yang besar pada musim Barat/Timur.

“Sebelum hal ini diatasi, penyaluran FAME yang seyogyanya dilakukan melalui laut ke floating storage Tuban, dialihkan ke beberapa TBBM lain, seperti semula,” ujarnya.

Dengan demikian, titik serah di sekitar Tuban akan tetap seperti semula, yakni 4 TBBM. Sehingga secara keseluruhan, titik serah menjadi 29 (25+4) titik serah.

baca juga

Sementara itu untuk tahun 2019, pemerintah menetapkan target penyaluran FAME sebesar 6,2 juta KL. “Dengan konfigurasi baru, diharapkan bahwa realisasi dapat mencapai di atas 93 persen,” kata Darmin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Line-up 2019:  Cara India Galakkan Produk Otomotif Listrik

Line-up 2019: Cara India Galakkan Produk Otomotif Listrik

Otomotif | Kamis, 20 Desember 2018 | 15:00 WIB

Volkswagen Bakal Dituntut Negara atas Skandal Emisi

Volkswagen Bakal Dituntut Negara atas Skandal Emisi

Otomotif | Senin, 17 Desember 2018 | 22:00 WIB

Pelemahan Harga Minyak Sawit Dorong Penurunan HIP BBN Desember 2018

Pelemahan Harga Minyak Sawit Dorong Penurunan HIP BBN Desember 2018

News | Senin, 10 Desember 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×