Mendulang Untung dari Hunian Dekat Kawasan Pendidikan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 20 Januari 2019 | 07:49 WIB
Mendulang Untung dari Hunian Dekat Kawasan Pendidikan
Ilustrasi apartemen. (Shutterstock)

Suara.com - Keberadaan kampus di wilayah Jabodetabek tak sekedar sebagai sarana pendidikan. Namun juga bisa dijadikan peluang untuk berinvestasi di properti.

Pasalnya, keberadaan mahasiswa baru yang terus mengalami peningkatan dan kebutuhan tempat tinggal adalah peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

General Manager Prioritas Gading Indonesia Sammy Maramis mengatakan, properti yang terintegrasi dengan sarana pendidikan tentu akan memberikan kemudahan bagi penghuninya.

Kawasan yang terintegrasi itu dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lembaga pendidikan tersebut dalam melakukan kegiatan mereka.

Konsep industri properti yang terintegrasi dengan sarana pendidikan telah lama diterapkan di beberapa negara-negara maju.

"Jika pengembang membangun kawasan hunian dengan skala besar, saat ini diperlukan sarana penunjang, seperti sarana pendidikan, karena kami bukan hanya berpikir bagaimana profit bisa tercapai, namun juga kepastian nilai keuntungan apa yang bisa didapatkan oleh pembeli atau investor" kata Sammy dalam keterangannya.

Sarana pendidikan merupakan salah satu sarana penunjang yang cukup penting. Hal ini juga berdampak positif bagi semua pihak, selain seperti pusat perbelanjaan dan sarana penunjang lainya.

"Masyarakat semakin dipermudah dalam memberikan sarana pendidikan yang terbaik bagi anggota keluarganya," ucapnya.

Untuk diketahui, kawasan Gading Serpong merupakan kawasan yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan yang lengkap.

Di kawasan Kelapa Dua yang merupakan lokasi berdirinya Double Great Residence, hunian apartemen yang didirikan oleh PT Prioritas Gading Indonesia, telah hadir beberapa kampus ternama seperti Universitas Media Nusantara, Universitas Esa Unggul, dan akan segera dibangun pula Universitas Tarumanegara di lokasi tersebut.

Fasilitas seperti apartemen atau tempat kos yang membidik pasar mahasiswa, tentunya akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi pemilik properti di kawasan tersebut.

Selain itu, mahasiswa juga memiliki banyak pilihan tempat tinggal yang nyaman selama menjalani masa studinya.

Bagi pemilik apartemen maupun tempat kos, juga diuntungkan dengan nilai investasi yang terus merangkak naik setiap tahunnya.

“Peluang untuk mendulang untung dari properti yang berintegrasi dengan kawasan pendidikan sangat besar karena kawasan pendidikan tidak akan tutup,” kata Sammy.

Menurut Sammy, setiap tahun pasti akan ada mahasiswa masuk dan keluar. Sehingga, penyewa maupun end user tidak akan surut dari tahun ke tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awal Pekan, Cuaca di Jabodetabek Diprediksi Bakal Diselimuti Awan

Awal Pekan, Cuaca di Jabodetabek Diprediksi Bakal Diselimuti Awan

News | Senin, 14 Januari 2019 | 06:19 WIB

Anies Ralat Data Jokowi: Kerugian karena Kemacetan Capai Rp 100 Triliun

Anies Ralat Data Jokowi: Kerugian karena Kemacetan Capai Rp 100 Triliun

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:02 WIB

Jokowi Sebut Gara-gara Macet Rp 65 Triliun Hanya Menguap Jadi Asap

Jokowi Sebut Gara-gara Macet Rp 65 Triliun Hanya Menguap Jadi Asap

Bisnis | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB