Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Tarif Tol Trans Jawa Mahal, Luhut: Pada Akhirnya Biayanya Turun, Pasti Itu

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 Februari 2019 | 17:25 WIB
Tarif Tol Trans Jawa Mahal, Luhut: Pada Akhirnya Biayanya Turun, Pasti Itu
Tol Trans Jawa. (Suara.com/Adam Iyasa)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi tarif Tol Trans Jawa akan turun dengan sendirinya. Meski saat ini tarif Tol Trans Jawa mahal.

Luhut menjelaskan tarif tol Trans Jawa yang mahal akan memberikan banyak pilihan bagi pengguna jalan. Luhut menilai lambat laun tarif tol yang kini dianggap mahal akan turun karena banyaknya alternatif pilihan untuk pengangkutan barang.

"Akan terjadi penyesuaian baru. Pada akhirnya biayanya turun, pasti itu. Kalau kita angkut pasti 'cost' (biaya) turun karena ada alternatif pesawat, pantura, tol, kereta api. Dulu tidak ada pilihan itu," ungkapnya di Kantor Kemenko Kemaritiman, Senin (4/2/2019).

Luhut akan ikut mengecek tarif Tol Trans Jawa mahal yang dikeluhkan itu. Evaluasi akan dilakukan dengan membandingkan investasi yang ditanam hingga keuntungan bagi pihak-pihak yang melakukan pembangunan.

"Kan membangun itu mereka juga hitung. 'Revenue' (pendapatan) yang didapat, dengan investasi segitu. Itu enggak sembarang dibuat juga," tuturnya.

Namun, menurut Luhut, bukan masalah jika nanti banyak truk yang malah menggunakan jalur pantura ketimbang tol.

"Tidak apa-apa juga, nanti tidak terlalu padat lalu lintas, itu juga bagus," katanya.

Mantan Menko Polhukam itu menuturkan pengusaha logistik yang kemudian mengalihkan angkutannya dari tol ke jalur pantura karena tarif tol tentu memiliki pertimbangan sendiri. Yang pasti, menurut dia, lalu lintas tol yang longgar tentu akan membuat perjalanan menjadi lebih singkat sehingga secara hitungan ekonomi biayanya menjadi lebih murah.

"Atau mereka pengen lebih cepat, ya ikut tol. Jadi punya pilihan," katanya.

baca juga

Luhut menambahkan agar isu soal tarif tol Trans Jawa yang mahal tidak dimainkan untuk kepentingan politis.

"Sebenarnya pasti tujuannya membuat rakyat sejahtera. Pasti ke situ tujuannya, tidak mungkin pemerintah tidak mensejahterakan rakyatnya," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Tol Trans Jawa dari Merak - Pasuruan Rp 775.000

Tarif Tol Trans Jawa dari Merak - Pasuruan Rp 775.000

Bisnis | Minggu, 20 Januari 2019 | 16:41 WIB

Keuangan Pengelola Jalan Tol Bisa Kacau Jika Tarifnya Gratis

Keuangan Pengelola Jalan Tol Bisa Kacau Jika Tarifnya Gratis

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 19:37 WIB

Tarif Integrasi Tol JORR Terasa Lebih Mahal untuk Jarak Dekat

Tarif Integrasi Tol JORR Terasa Lebih Mahal untuk Jarak Dekat

Bisnis | Rabu, 26 September 2018 | 16:30 WIB

Jasa Marga Bantah Tarif Integrasi Tol JORR Berlaku Besok

Jasa Marga Bantah Tarif Integrasi Tol JORR Berlaku Besok

Bisnis | Jum'at, 21 September 2018 | 16:34 WIB

Pemerintah Tunda Penerapan Integrasi Tarif Tol JORR

Pemerintah Tunda Penerapan Integrasi Tarif Tol JORR

Bisnis | Rabu, 20 Juni 2018 | 09:52 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×