Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ma'ruf Amin Sebut Bisnis Travel Haji dan Umrah di Indonesia Belum Syariah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2019 | 17:24 WIB
Ma'ruf Amin Sebut Bisnis Travel Haji dan Umrah di Indonesia Belum Syariah
Maruf Amin saat berbincang dengan wartawan di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta. (Suara.com/Ummy Saleh)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebut perusahaan penyelenggara haji dan umrah harus mempunyai sertifikasi syariah dari Dewan Syariah Nasional (DSN).

Hal ini agar bisnis dari perusahaan penyelenggara haji dan umrah itu dijalankan secara syariah.

Ma'ruf Amin mengungkapkan, hingga kini belum ada perusahaan penyelenggara haji dan umrah yang bersertifikasi DSN.

"Kalau makanan tidak bisa dibilang halal tanpa sertifikat MUI. Makanan halal, kalau ada jaminan, kalau tidak ada garansi tidak jelas halalnya. Perusahaan-perusahaan juga gitu harus ada sertifikatnya dan dia jadi perusahaan syariah, kalau tidak ada sertifikat ya tidak sah," kata dia saat menghadiri Milad Ikatan Ahli Ekonomi Islam di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Menurut Ma'ruf Amin, DSN pernah sekali memberikan sertifikasi ke salah satu travel, namun sertifikasi tersebut dicabut, sebab jalan bisnisnya tak sesuai dengan aturan dari DSN.

Dia pun menuturkan, untuk mendapatkan sertifikasi dari DSN, maka harus memenuhi dua tanggung jawab. Pertama, perusahaan travel harus memenuhi aspek ibadah.

"Aspek ibadah harus bersertifikasi, pembimbingnya sudah bersertifikat atau belum. Kalau sudah syariah di audit oleh DSN dan dikasih sertifikasi," jelas dia.

Ma'ruf melanjutkan, kedua pengelolaan dan manajemen bisnisnya harus mengikuti aturan-aturan syariah. Misalnya tidak menerapkan sistem Multi Level Marketing dalam penjualan paket umrah.

Dia menambahkan, kedua tanggung jawab itu wajib dipenuhi perusahaan penyelenggara umrah dan haji. Agar, tak ada lagi travel yang meraup keuntungan tanpa mementingkan hak-hak jamaah.

"Jadi menurut saya, kita memang harus mengarah ke sana. Sekarang ini travel kita banyak sekali seribu lebih. Kalau soal pengembangan dan kehati-hatian di Kemenag, tapi kalau sesuai syariahnya Kemenag enggak punya kompetensi untuk itu, adanya di DSN," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerah dengan Travel Haji dan Umrah Bodong, Pemerintah Lakukan Ini

Gerah dengan Travel Haji dan Umrah Bodong, Pemerintah Lakukan Ini

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:56 WIB

Poyuono Salahkan Jokowi Andi Arief Ditangkap, Ma'ruf: Bukan Salah Jokowi

Poyuono Salahkan Jokowi Andi Arief Ditangkap, Ma'ruf: Bukan Salah Jokowi

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 11:40 WIB

Ma'ruf Amin ke Andi Arief: Sudah Jadi Tokoh Kok Masih Terjerat Narkoba

Ma'ruf Amin ke Andi Arief: Sudah Jadi Tokoh Kok Masih Terjerat Narkoba

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 10:53 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB