Menteri PUPR Optimis Pembangunan Semua Embung di Indonesia Rampung di 2022

Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono
Menteri PUPR Optimis Pembangunan Semua Embung di Indonesia Rampung di 2022
Tahun 2019 akan dibangun 104 embung yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. (Dokumen: Kementerian PUPR)

KemenPUPR terus membangun embung dan bendungan.

Suara.com - Guna memenuhi ketersediaan air bersih di seluruh Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) terus membangun embung dan bendungan.

Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono setelah membuka acara peringatan Hari Air Dunia ke XXVII.

"Khususnya Direktorat Sumber Daya Air dari Rp 210 triliun di tahun 2019 sekitar Rp 32 triliun masih prioritas membangun tampungan air dalam bentuk embung dan bendungan," ujar Menteri Basuki di Halaman Kementerian PUPR, Jumat (22/3/2019).

Menteri Basuki menambahkan, istilah embung berasal dari Nusa Tenggara Barat yang berarti setu. Embung sendiri ditempatkan di daerah-daerah yang lokasi airnya minim.

Saat ini Kementerian PUPR sedang membangun 60 bendungan yang sudah berjalan sejak tahun 2018. Direncanakan pembangunan bendungan akan bertahap diselesaikan pada tahun 2022.

"Dari 60 bendungan sampai 2018 baru selesai 14. Nanti tahun 2019 ini ada 15 yang selesai jadi 29 sisanya 2020-2021 dan terakhir 2022 sudah selesai semua utamanya untuk bendungan," tambahnya.

Adapun tujuan pembangunan bendungan, selain untuk penyediaan air baku, bendungan juga diharapkan bisa mengatasi banjir dan untuk aliran irigasi.

"Kalau untuk bendungan kami sedang menjejaki yang dipelajari oleh swasta dikembangkan melalui KPBU," terangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS