Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Cerita Faisal Basri Terzalimi Mahalnya Harga Tiket Garuda Indonesia

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 27 Maret 2019 | 12:40 WIB
Cerita Faisal Basri Terzalimi Mahalnya Harga Tiket Garuda Indonesia
Faisal Basri. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Masih tingginya harga tiket pesawat memang sangat membuat jengkel masyarakat. Salah satunya, Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri yang mendapat pengalaman buruk saat membeli tiket pesawat.

Pengalaman buruk ini terjadi pada saat Faisal Basri ingin mengajar di Pontianak, Kalimantan Barat pada bulan lalu.

Pada saat itu, Faisal tidak mendapatkan tiket kelas ekonomi Garuda Indonesia, sehingga dia membeli kelas bisnis.

Namun dia terkejut dengan harga tiketnya yang sebesar Rp 9 juta.

"Saya merasa terzalimi, saya mengajar ke Pontianak, pulang balik, beberapa jauh hari pesan ekonomi habis, terpaksa saya pesan bisnis Rp 9 juta, padahal alokasi dana tiket saya hanya Rp 2,7 juta," kata Faisal Basri kepada Suara.com.

Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]
Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]

Kemudian, setelah membayar dengan harga mahal tersebut, Faisal juga mengeluhkan pelayanan di lounge Garuda Indonesia yang berada di Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut dia, pelayanan di lounge Garuda Indonesia, semrawut dan tidak dibedakan mana penumpang bisnis dan kelas ekonomi.

"Ini setelah pergantian dirut, poinnya susah buat siapa pun jadi CEO kalau sering diganti, belum menerapkan manajemen baru. Ini sudah keterlaluan, bulan sebelumnya dapat ekonomi yang paling mahal Rp 3,9 juta, nombok lagi," tutur dia.

"Kemudian jadwal penerbangan suka-suka, misalnya jamnya digabung, tapi dikasih tahu sehari sebelumnya, ini jadi semena-mena," Faisal menambahkan.

baca juga

Maka dari itu, Faisal menilai, klaim maskapai Garuda Indonesia yang telah menurunkan harga tiket pesawat adalah kabar burung belaka.

Buktinya, saat ini tarif tiket pesawat masih terbilang tinggi seperti apa yang dirasakannya.

"Buktinya apa, bohong itu turunkan apa, enggak ada bohong itu. Ya mereka main diturunkan 10 seat pertama, selebihnya mahal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Minta Garuda Turunkan Harga Tiket di Semua Rute Penerbangan

Luhut Minta Garuda Turunkan Harga Tiket di Semua Rute Penerbangan

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 21:20 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Luhut dan Menhub Murka ke Garuda Indonesia

Tiket Pesawat Mahal, Luhut dan Menhub Murka ke Garuda Indonesia

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 20:41 WIB

Faisal Basri Sebut Lion Air dan Garuda Berbohong Telah Turunkan Harga Tiket

Faisal Basri Sebut Lion Air dan Garuda Berbohong Telah Turunkan Harga Tiket

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 19:53 WIB

Terkini

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu

Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya

Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II

Jatim | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam

Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Sosok Pemotor Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 19:47 WIB

×