Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Promo Tiket Murah Garuda Indonesia, Pengamat: Hanya Gimmick Saja

Arsito Hidayatullah | Achmad Fauzi | Suara.com

Sabtu, 06 April 2019 | 01:42 WIB
Promo Tiket Murah Garuda Indonesia, Pengamat: Hanya Gimmick Saja
Ilustrasi -- Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 2F, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. [Antara]

Suara.com - Garuda Indonesia baru-baru ini menggelar promo tiket murah, dengan memberikan potongan harga atau diskon pada tiket penerbangannya. Namun, tidak gampang bagi masyarakat untuk mendapatkan diskon tiket tersebut, karena harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sehubungan hal itu, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai bahwa potongan harga atau diskon yang diberikan maskapai pelat merah itu hanya gimmick belaka. Dia juga menuturkan setidaknya dua aspek terkait diskon tiket Garuda itu.

"Kalau diskon Garuda itu hanya gimmick saja, dan cenderung agak sulit mendapatkannya," kata Gatot Rahardjo saat dihubungi Suara.com, Jumat (5/4/2019).

Menurut Gatot, soal diskon Garuda bisa dilihat dari dua aspek. Pertama, dari sisi manajerial.

Gatot menjelaskan, Garuda Indonesia diketahui merupakan pemimpin harga di industri penerbangan nasional. Sehingga kalau Garuda menurunkan harga, semisal melalui diskon, maskapai lain pasti akan menurunkan harga juga. Sebab jika tidak, penumpang maskapai lain akan pilih naik Garuda karena layanannya yang lebih baik.

"Masalahnya, Garuda sekarang punya Citilink, plus Sriwijaya yang juga harus hidup dan berkembang. Kalau harga tiket Garuda murah, sudah pasti harga tiket Citilink dan SJ juga akan lebih murah lagi. Jadi secara manajerial, pasti Garuda berhitung secara grup, karena pangsa pasar Citilink dan SJ sudah hampir tiga perempatnya Garuda," tutur dia.

Hal kedua, menurut Gatot, adalah dari sisi teknis. Gatot mengatakan bahwa saat ini diskon itu bisa diakses di seluruh dunia. Sehingga, jika diakses secara bersamaan, maka sistemnya bisa menjadi bermasalah. Apalagi dengan durasi waktu diskon yang sempit, cuma sampai pertengahan Mei, sementara di bulan April ini banyak libur, terutama tanggal 17 dan 19.

"Sebenarnya hal-hal begini harus dikomunikasikan kepada masyarakat dengan baik, sehingga (masyarakat) tidak merasa dibohongi. Ekspektasi masyarakat terhadap diskon dan lain-lain sangat besar saat ini terkait tiket pesawat yang dirasa masih mahal," imbuh Gatot.

"Jadi, komunikasi dan pencerahan kepada publik terkait bisnis penerbangan mutlak diperlukan, agar jangan sampai nanti malah berbalik ke Garuda dengan citra yang jelek," tutup dia.

Menilik situs resmi Garuda Indonesia, penurunan harga tiket memang tampak dipromosikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Antara lain bahwa hanya ada pada destinasi tertentu, dengan metode pembelian tertentu, persediaan tertentu, dengan diskon yang juga diberlakukan untuk periode waktu tertentu.

Untuk mendapatkan potongan harga tiket itu pun, calon pembeli harus terlebih dahulu mengakses website atau aplikasi mobile Garuda Indonesia, atau melalui online travel agent tertentu.

---
Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan publikasi ulang dari artikel serupa yang telah terbit lebih dulu pada Jumat, 5 April 2019, pukul 10.06 WIB. Artikel versi pertama itu telah kami putuskan untuk diturunkan, karena adanya kekeliruan cukup mengganggu dari Redaksi, terutama menyangkut kutipan narasumber yang salah diartikan.

Perlu dijelaskan bahwa itu murni kesalahan jurnalis kami dalam memahami istilah yang disebutkan narasumber, dan bukan tindakan yang disengaja (pelintiran). Atas kesalahan itu, serta atas ketidaknyamanan yang sempat ditimbulkan, terutama pada Gatot Rahardjo sebagai narasumber dan PT Garuda Indonesia selaku obyek pemberitaan, demikian juga kepada khalayak pembaca, kami memohon maaf. Ke depan kehati-hatian dalam publikasi akan senantiasa kami tingkatkan lagi. Terima kasih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB