Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:18 WIB
RI-AS Sepakati Perjanjian Tarif, Garuda Indonesia Bakal Beli 50 Pesawat Boeing
CEO Danantara, Rosan Roeslani. [Suara.com/Rina Anggraeni].
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia sedang menjajaki pembelian 50 pesawat dari Boeing AS untuk dioperasikan oleh PT Garuda Indonesia.
  • Rencana akuisisi pesawat ini merupakan tindak lanjut dari implementasi perjanjian dagang resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat.
  • Pembahasan awal mengenai pembelian pesawat sudah dilakukan, menurut Menteri Investasi Rosan Roeslani pada Jumat (20/2/2026).

Suara.com - Pemerintah Indonesia menjajaki rencana pembelian pesawat dari produsen Amerika Serikat, Boeing. Pembelian pesawat ini akan dilakukan oleh Maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Rencana tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama ekonomi Indonesia–Amerika Serikat setelah penandatanganan Perjanjian Dagang resiprokal.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengatakan pembelian pesawat sudah masuk dalam pembahasan awal antara Indonesia dan Boeing.

"Ada beberapa kesepakatan, di antaranya adalah rencana pembelian 50 pesawat oleh Boeing yang nantinya kita akan bicarakan dengan Boeing, walaupun sebenarnya sudah ada pembicaraan awal dengan pihak Boeing, dan ini akan kita lanjutkan," ujar Rosan dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Pesawat Garuda Indonesia. [Suara.com/Eko Faizin]
Pesawat Garuda Indonesia. [Suara.com/Eko Faizin]

Ia menyebut rencana tersebut termasuk dalam sejumlah kegiatan yang berada dalam ruang lingkup investasi dan kerja sama ekonomi kedua negara.

"Memang pada kesempatan ini dari kesepakatan Agreement Reciprocal Tariff ini ada beberapa kegiatan yang memang menyangkut di Kementerian Investasi maupun di Danantara," ungkapnya.

Menurut Rosan, pembahasan implementasi kerja sama investasi masih akan dilanjutkan setelah penandatanganan perjanjian dagang kedua negara.

"Ini akan kita lanjutkan pembicaraannya, karena memang ada beberapa kemungkinan investasi on the pipeline yang menyangkut di beberapa bidang," ucapnya.

Selain rencana pembelian pesawat, kerja sama Indonesia–Amerika Serikat juga mencakup sektor energi, investasi, serta pengembangan industri strategis yang dibahas dalam rangkaian pertemuan bilateral kedua negara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?

Kemenhub Ungkap Kondisi Pesawat Kargo Pelita Air, Layak Terbang?

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:04 WIB

Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia

Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:54 WIB

Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, Bawa BBM dan Hanya Diawaki Satu Pilot

Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, Bawa BBM dan Hanya Diawaki Satu Pilot

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:26 WIB

Terkini

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

RI Absen di Pemakaman Ali Khamenei, Politik Luar Negeri Dikritik: Indonesia Penakut

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:39 WIB

Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK

Danantara Percepat Perampingan BUMN, Libatkan Kejagung hingga BPK

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 08:34 WIB

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:42 WIB

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Perempuan Tak Lagi Perlu Buktikan Mampu, Kini Tantangannya Akses Modal hingga Teknologi

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 07:34 WIB

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

×