Ikan Tuna Melimpah Berkat Aksi Susi Tenggelamkan Kapal Ilegal Fishing

Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Selasa, 09 April 2019 | 14:37 WIB
Ikan Tuna Melimpah Berkat Aksi Susi Tenggelamkan Kapal Ilegal Fishing
Empat dari delapan kapal motor nelayan Vietnam diledakkan di Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Senin (22/2).

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengklaim bahwa Indonesia merupakan pemasok ikan tuna terbesar di dunia. Meningkatnya pasokan ikan tuna terjadi setelah penerapan ditenggelamkannya kapal ilegal fishing di perairan Indonesia.

Selain ikan tuna, Menteri Susi juga mengklaim, kepiting menjadi salah satu komoditas ekspor nomor satu ke Amerika Serikat.

"Indonesia pemasok tuna terbesar di dunia, pemasok kepiting nomor satu terbesar ke Amerika, neraca perdagangan kita nomor satu di Asia Tenggara," ujar Menteri Susi, Selasa (9/4/2019).

Ia mencontohkan, mudahnya mencari ikan tuna di kepulauan Morotai, Maluku dengan hanya memancing bisa mendapat ikan dengan berat puluhan kilogram.

Menteri Susi mengimbau generasi milenial untuk lebih mencintai dan menjaga laut dengan baik untuk menjadikan Indonesia lebih berdaulat.

"Sekarang di Morotai dahulu melihat ikan tuna lima sampai sepuluh kilo saja susah. Sekarang mereka mancing mendapatkan tuna sekitar 90 kilo itu realita yang tidak bisa terbantahkan," tambahnya.

Menteri Susi menambahkan, dengan menenggelamkan kapal ilegal fishing, pasokan ikan cukup melimpah membuat neraca perdagangan Indonesia dalam empat tahun terakhir menjadi nomor satu di Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Susi Pamer Mampu Tenggelamkan 488 Kapal ke Para Milenial

Menteri Susi Pamer Mampu Tenggelamkan 488 Kapal ke Para Milenial

Bisnis | Selasa, 09 April 2019 | 14:10 WIB

Anak Jokowi Bisnis Minuman 'Siap Mas', Menteri Susi Harapkan Ini

Anak Jokowi Bisnis Minuman 'Siap Mas', Menteri Susi Harapkan Ini

Lifestyle | Minggu, 07 April 2019 | 07:05 WIB

Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Diprotes, Susi: Ada Elite yang Skeptis

Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Diprotes, Susi: Ada Elite yang Skeptis

News | Sabtu, 06 April 2019 | 18:08 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB