Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

FAA Lakukan Pertemuan Dengan Maskapai Penerbangan Terkait Boeing 737 Max 8

Chandra Iswinarno, Muslimin Trisyuliono

Jum'at, 12 April 2019 | 09:41 WIB
FAA Lakukan Pertemuan Dengan Maskapai Penerbangan Terkait Boeing 737 Max 8
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Lembaga regulator penerbangan sipil asal Amerika Serkat Federal Aviation Administration (FAA) akan melakukan pertemuan dengan maskapai penerbangan yang menggunakan Boeing 737 Max 8. Pertemuan tersebut akan dilakukan pada Jumat (12/4/2019).

Pertemuan akan dilakukan di Washington markas FAA. Perwakilan maskapai penerbangan American Airlines, United Airlines dan Southwest Airlines Co serta pejabat akan hadir dalam pertemuan yang sudah jadwalkan selama tiga jam.

"FAA mengumpulkan fakta dan informasi, karena FAA akan memutuskan apa yang perlu dilakukan sebelum mengembalikan pesawat ke layanan," ujar FAA.

CEO Boeing Dennies Muilenburg menjelaskan pada Kamis lalu bahwa pembaruan perangkat lunak pada Boeing 737 Max 8 sedang dalam pengawasan ketat.

Namun, pembaruan perangkat lunak tersebut sudah dua pertiga pelanggan telah melihat dalam sesi simulator.

Juru Bicara asosiasi serikat pilot dari American Airlines, Dennis Tajer mengungkapkan dengan pertemuan yang dilakukan oleh FAA dan maskapai penerbangan diharapkan bisa memberikan pelatihan untuk pilot yang menerbangkan Boeing 737 Max 8.

"Memberikan umpan balik dan masukan mengenai pelatihan pilot terkait dengan 737 MAX," ujar Dennis Tajer.

Diketahui, lebih dari 300 pesawat Boeing 737 Max 8 telah dilakukan penangguhan penerbangan setelah kecelakaan dua pesawat Ethiopia Airlines dan Lion Air dalam waktu lima bulan terakhir.

Sebelumnya, FAA sudah melakukan peninjauan bersama regulator penerbangan seperti di China, Eropa, Kanada, Brasil, Indonesia, Ethopia dan negara lainnya.

Imbas dari jatuhnya pesawat membuat maskapai penerbangan global banyak yang memperpanjang penangguhan penerbangan. Diketahui seperti American Airlines dan United Airlines sudah memperpanjang menangguhan penerbangan hingga 5 Agustus 2019.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seluruh Maskapai di Dunia Kompak Tunda Pesan Pesawat ke Boeing

Seluruh Maskapai di Dunia Kompak Tunda Pesan Pesawat ke Boeing

Bisnis | Rabu, 10 April 2019 | 14:56 WIB

Southwest Airlines Tangguhkan Penerbangan dengan Boeing 737 Max 8

Southwest Airlines Tangguhkan Penerbangan dengan Boeing 737 Max 8

News | Selasa, 09 April 2019 | 07:50 WIB

American Airlines Tak Akan Terbangkan Boeing 737 Max 8 Hingga 5 Juni

American Airlines Tak Akan Terbangkan Boeing 737 Max 8 Hingga 5 Juni

Bisnis | Senin, 08 April 2019 | 10:39 WIB

Tanggapi Permintaan Maaf Boeing Soal Jatuhnya Lion Air, Begini Kata Menhub

Tanggapi Permintaan Maaf Boeing Soal Jatuhnya Lion Air, Begini Kata Menhub

News | Minggu, 07 April 2019 | 11:45 WIB

Ponakan Jadi Korban Ethiopian Airlines, Ralph Nader Serukan Boikot Boeing

Ponakan Jadi Korban Ethiopian Airlines, Ralph Nader Serukan Boikot Boeing

News | Jum'at, 05 April 2019 | 07:53 WIB

Terkini

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:05 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB