Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Diprediksi Beralih ke Kapal Laut

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Diprediksi Beralih ke Kapal Laut
Ratusan kendaraan pemudik yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatra mengantre masuk ke kapal ferry di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

Penumpang angkutan udara bakal pindah ke angkutan laut.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengindikasikan ada perpindahan penumpang menggunakan angkutan umum pada mudik lebaran tahun ini. Terutama, dari penumpang angkutan udara yang bakal pindah ke angkutan laut.

Perpindahan ini, menurut Kemenhub diindikasikan dari masih tingginya tarif tiket pesawat, sehingga pemudik beralih ke angkutan yang lebih murah.

"Ada indikasi. Kita melihat harus kita kumpulkan datanya setelah pelaksanaan angkutan lebaran beberapa shifting ke laut," kata Sekretaris Jenderal Kemenhub, Djoko Sasono, Kamis (25/4/2019).

Dalam hal ini, Djoko meminta kepada operator angkutan laut seperti PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni) untuk mempersiapkan armadanya, sehingga bisa menampung peralihan pemudik tersebut.

"Pasti lha, Pelni ada limpahan penumpang kira-kira Pelni ada hal apa yang disikapi dengan kebijakan kita. Opsi-opsinya management tadi gimana cara tidak berlebih atau kekurangan kapasitas," imbuh dia.

Untuk diketahui, Kemenhub memprediksi pemudik yang menggunakan angkutan umum pada Lebaran tahun ini sebesar 22,83 juta orang. Angka itu naik 4,4 persen dari realisasi pemudik angkutan umum tahun lalu.

Sementara, untuk kapal laut dan kapal penyeberangan diprediksi masing-masing mengangkut 1,08 juta penumpang 4,53 juta pada mudik Lebaran tahun ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS