Hingga Lebaran, PLN Klaim Tak Akan Mati Lampu di Wilayah Jawa Timur

Iwan Supriyatna

Selasa, 07 Mei 2019 | 13:40 WIB
Hingga Lebaran, PLN Klaim Tak Akan Mati Lampu di Wilayah Jawa Timur
Ilustrasi pekerja melakukan perawatan jaringan listrik PLN. (Antara/Adeng Bustomi)

Suara.com - PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan pasokan listrik ke warga selama Ramadan hingga Lebaran 2019 aman, sebab telah menyiagakan 121 personel untuk menjaga kehandalan pasokan selama 24 jam.

Senior Manager General Affairs PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, A Rasyid Naja mengatakan, total 121 personel dalam tugasnya terbagi menjadi beberapa tim, diantaranya Tim Dispatcher yang mengatur sistem operasi se-Jawa Timur.

Kemudian, kata dia, Tim Yantek Pemeliharaan 24 jam, Tim Fasilitas Operasi dan Tim Bagian Pemeliharaan dan Relay.

"Berbeda dengan tahun sebelumnya, jika biasanya siaga keandalan pasokan listrik dilakukan H-10 Hari Raya Idul Fitri 1440 H, namun tahun ini PLN telah bersiaga sejak 11 Maret-24 Mei karena bersamaan dengan siaga pemilu," katanya.

Ia berharap, masyarakat selama Ramadan bisa menjalankan aktivitasnya dengan lancaran dan khusyuk, sebab telah disiagakan seluruh personel untuk jaga keandalan pasokan listrik baik siang maupun malam.

Rasyid menjelaskan, beban puncak di Jawa Timur sebesar 4807 MW atau masih di bawah daya mampu sistem sebesar 6094 MW.

Sedangkan beban puncak selama Ramadan, terjadi pada malam hari yakni mencapai 5619 MW, atau mengalami kenaikan sebesar 13,6 persen dibandingkan hari biasa.

"Saat ini untuk status cadangan operasi masih normal, sehingga dipastikan PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur dapat memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pelanggan," tuturnya.

Sementara itu, Unit Induk Distribusi Jawa Timur terdiri dari 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) berkomitmen 24 jam siaga keandalan.

baca juga

Seluruh UP3 hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) menjaga keandalan listrik hingga sampai ke rumah pelanggan, sementara UP2D bertugas mengatur dari sisi distribusi pasokan listrik ke masing-masing Gardu Induk. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramadan, Bobby Maulana Sebar Nilai Positif Lewat Kun Anta 3

Ramadan, Bobby Maulana Sebar Nilai Positif Lewat Kun Anta 3

Entertainment | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:18 WIB

Tekan Angka Kecelakaan saat Mudik, Akan Ada 15 Rest Area Khusus Motor

Tekan Angka Kecelakaan saat Mudik, Akan Ada 15 Rest Area Khusus Motor

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2019 | 13:01 WIB

Satpol PP Kudus Minta Pengelola Hotel Tolak Pasangan Belum Nikah Menginap

Satpol PP Kudus Minta Pengelola Hotel Tolak Pasangan Belum Nikah Menginap

Jawa Tengah | Selasa, 07 Mei 2019 | 11:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×