Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Kementan Minta Alsintan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 14 Mei 2019 | 08:00 WIB
Kementan Minta Alsintan Dimanfaatkan Sebaik Mungkin
Alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)

Suara.com - Bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) diharapkan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Bahkan, Kementan juga ingin alsintan tersebut dikelola menjadi unit bisnis agar menghasikan keuntungan bagi kelompok tani.

Untuk tujuan tersebut, Kementan rutin memberikan pelatihan penggunaan alsintan, yang bekerja sama dengan dinas pertanian di daerah.

"Tujuan kami adalah untuk optimalkan alsintan, agar biaya produsi lebih ringan, mempercepat tanam, dan meminimalisir losses. Menurut kami harus ada pelatihan agar jangan sampai alsintan tidak produktif," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Pelatihan kepada kelompok tani dan operator alsintan dikemas dalam kegiatan On the Job Training (OJT), dengan menerjunkan tim mekanisasi. Peserta OJT adalah operator alsintan, pemuda tani, dan babinsa.

"Kami berharap, operator, petani dan babinsa memiliki pengetahuan untuk mengoptimalkan, memanfaatkan, dan merawat alsintan, terutama yang berasal dari bantuan pemerintah agar umur ekonomisnya maksimal," kata Sarwo Edhy.

Menurutnya, dengan memanfaatkan alsintan, indeks pertanaman meningkat, karena sejak pengolahan hingga panen waktunya lebih singkat. Selain itu, dengan alsintan, berbagai kegiatan pertanian akan lebih mudah, murah dan hemat biaya.

"Pelatihan atau sosialisasi alsintan penting untuk meningkatan pengetahuan petani. Mereka diharapkan menjadi lebih terbiasa dengan teknologi, sehingga pemanfaatan alat tersebut menjadi maksimal," tambahnya.

Petani Menyambut Baik Bimbingan Teknis yang Diadakan
Baru-baru ini, para operator dan petani pengguna Alsintan di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur dan Sukabumi, Jawa Barat mendapat pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) tentang alsintan.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Eli Sulastri mengatakan, bimtek tersebut merupakan upaya peningkatan produksi melalui sarana prasarana dan pertanian. Kegiatan yang diselenggarakan di aula rapat Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi tersebut, mendapat sambutan baik dari para petani yang merupakan penerima alsintan.

"Sebelum penyerahan alsintan, mereka perlu memahami tata cara penggunaan dan pemeliharaan traktor tersebut. Bimtek ini juga untuk memudahkan penggunaan handtractor oleh kelompok tani yang akan membajak sawah," jelasnya.

Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)
Pelatihan alat mesin pertanian bagi petani. (Dok : Kementan)

Eli menambahkan, biaya bantuan traktor bagi kelompok tani ini berasal dari APBN 2019 Kementan. Setiap kelompok tani akan menerima satu unit handtractor.

"Kelompok tani yang mengikuti bimtek alsintan ini adalah penerima bantuan traktor tangan berkapasitas 6,5 PK. Sebelum penyerahan alsintan, mereka perlu memahami tata cara penggunaan dan pemeliharaan traktor tersebut. Bimtek bertujuan untuk memudahkan penggunaan handtractor oleh kelompok tani untuk membajak sawah," tambahnya.

Sementara, kegiatan pelatihan di Kabupaten Malaka berlangsung di aula dinas TPHP. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dengan jumlah peserta 30 orang.

Adapun tujuan pelatihan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi operator dan para petani yang menggunakan handtractor. Pengetahuan itu berkaitan dengan cara mengoperasikan mesin traktor dan cara merawat (maintenance).

"Tujuan pelatihan ini adalah untuk melatih para operator dan petani tentang cara merawat dan mengoperasikan handtractor. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, para operator dan petani dapat mengoperasikan mesin traktor dengan baik serta dapat merawatnya dengan baik pula," ujar perwakilan dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Kupang, Mawalluddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Kunjungi Sentra Holtikultura di Sulut dan Serahkan Bantuan

Kementan Kunjungi Sentra Holtikultura di Sulut dan Serahkan Bantuan

Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 | 08:21 WIB

Curah Hujan Tinggi, Kementan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi Padi

Curah Hujan Tinggi, Kementan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi Padi

Bisnis | Sabtu, 11 Mei 2019 | 07:22 WIB

Kementan Gandeng TNI untuk Pendampingan Program Serasi di Kalsel

Kementan Gandeng TNI untuk Pendampingan Program Serasi di Kalsel

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 18:24 WIB

Demi Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Fokus pada Bantuan Alsintan

Demi Tingkatkan Produksi Pertanian, Kementan Fokus pada Bantuan Alsintan

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 08:12 WIB

Terkini

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB