Jonan Temui Inpex di Jepang, Blok Masela Disepakati Usai Mangkrak 20 Tahun

Reza Gunadha | Muslimin Trisyuliono
Jonan Temui Inpex di Jepang, Blok Masela Disepakati Usai Mangkrak 20 Tahun
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan kembali bertemu CEO Inpex Corporate Inpex Corporation, Takayuki Ueda, di Tokyo, Jepang. [dok.Kementerian ESDM]

"Nilai investasi pengembangan Blok Masela akan mencapai sekitar USD 20 miliar. Kedua pihak berhasil mencapai win-win solution dengan skema bagi hasil."

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan kembali bertemu CEO Inpex Corporate Inpex Corporation, Takayuki Ueda, di Tokyo, Jepang.

Sejumlah poin strategis berhasil disepakati, supaya lapangan gas raksaksa bisa segera dikembangkan di Indonesia.

Melalui keterangan tertulis, Jonan mengatakan pertemuan ini adalah lanjutan persamuhan tanggal 16 Mei di Tokyo, setelah disepakati kerangka final Plan of Development (PoD) Blok Masela di Laut Arafuru, Maluku.

Dalam pertemuan kedua, Jonan  dan Takyuki Ueda membahas negosiasi detail kerangka tersebut, sehingga perjanjian antara pemerintah Indonesia dan Inpex Corporation Jepang bisa segera ditandatangani.

"Nilai investasi pengembangan Blok Masela akan mencapai sekitar USD 20 miliar. Kedua pihak berhasil mencapai win-win solution dengan skema bagi hasil, di mana pemerintah sekurangnya mendapat bagian 50 persen," ujar Ignasius Jonan, Senin (27/5/2019).

Hasil kesepakatan final tersebut ditandai penandatanganan Minute of Meeting oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda, disaksikan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Menteri Jonan menjelaskan, untuk penandatanganan perjanjian antara pemerintah Indonesia dan Inpex Corporation, direncanakan dilaksanakan pada pertemuan negara-negara G20 di Jepang dalam waktu dekat.

Dengan demikian, maka pembahasan tentang Blok Masela yang sudah berlangsung lebih 20 tahun telah menemukan titik akhir.

Ia berharap, pembahasan tersebut akan memberi dampak positif bagi peningkatan iklim investasi nasional serta pembangunan kawasan Timur Indonesia.

Untuk diketahui, Menteri Jonan dalam pertemuan kali ini didampingi Duta Besar RI untuk Jepang Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Wakil Kepala SKK Migas Sukandar, dan Deputi Perencanaan SKK Migas Jafee Suardin.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS