Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Bina Marga Imbau Pemudik Manfaatkan Rest Area untuk Istirahat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 01 Juni 2019 | 18:23 WIB
Bina Marga Imbau Pemudik Manfaatkan Rest Area untuk Istirahat
Tol Pandaan - Malang. (Dok : Bina Marga)

Suara.com - Pemudik yang melintas di jalan tol dapat memanfaatkan rest area untuk beristirahat sejenak, beribadah, mengisi bahan bakar kendaraan, maupun aktivitas lainnya. Di sepanjang tol Trans Jawa terdapat 75 rest area, mulai dari Merak, Banten hingga Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).

"Di sepanjang 964 kilometer, semua rest area bisa difungsikan. Rumusnya mudah saja untuk diingat masyarakat, yaitu 2 - 3 - 5. Setiap 20 kilometer ada rest area tipe C, setiap 30 kilometer ada rest area tipe B, dan setiap 50 kilometer ada rest area tipe A. Apa bedanya? Secara fungsi sama, yang membedakan hanya tambahan fasilitas, " ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Sugiyartanto, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, untuk tipe A dilengkapi dengan SPBU, sedangkan tipe B dan tipe C tidak ada. Hal lain yang membedakan adalah luasan rest area tersebut, yang mana tipe A minimal 6 hektare, sementara untuk tipe B dan tipe C masing-masing adalah 4 hektare dan 2,5 hektare.

Selain fungsinya untuk memberikan pelayanan kepada para pengguna jalan tol, rest area juga diharapkan dapat menggerakan perekonomian masyarakat setempat. 

"Sebanyak 70 persen kios atau warung ditujukan untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) lokal. misalnya untuk usaha kuliner atau produk-produk lainnya. Rest area juga sebagai tempat promosi hasil produksi masyarakat setempat," sambungnya.

Di tengah meningkatnya animo masyarakat untuk memilih jalan tol Trans Jawa sebagai jalur favorit mudik Lebaran tahun ini, Sugiyartanto mengimbau dua hal kepada pemudik yang memanfaatkan rest area pada musim mudik kali ini.

Pertama, jangan terlalu lama di rest area, dan kedua, tidak memaksakan diri masuk ke dalam rest area bila kapasitasnya sudah terisi penuh.

"Dalam memanfaatkan rest area cukup setengah jam hingga satu jam saja, agar bisa bergantian dengan yang lain. Lalu kalau bisa, jangan semua ingin masuk ke rest area di ruas tol Cikampek. Kalau sudah penuh, bisa ke rest area setelahnya, misalnya di ruas Palimanan dan seterusnya," sebutnya.

Selain rest area, sejumlah hal juga mendapat perhatian dari pemerintah, seperti penerapan gerbang tol dengan sistem klaster dan transaksi non - tunai pada GT, yang diharapkan membantu mempercepat perjalanan mudik masyarakat. Untuk hal keselamatan pengendara, jalan tol juga turut dilengkapi penerangan jalan pada beberapa spot serta marka, reflektor dan rambu lalu lintas.

Kondisi jalan tol makin optimal, karena setiap enam bulan, pemerintah melakukan evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dari seluruh ruas tol. Sugiyartanto juga mengingatkan pemudik yang akan melewati jalan tol untuk mengisi saldo uang elektroniknya dengan jumlah yang disesuaikan dengan tujuan daerahnya masing-masing.

"Misalnya akan mudik dari ujung di Merak hingga ke Probolinggo, kan tarifnya tidak sampai satu juta (rupiah), namun baiknya e-toll sudah diisi dua juta (rupiah), sehingga kartunya sudah siap digunakan untuk pergi dan pulang," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Ideal, Pemudik Akan Diarahkan ke Luar Tol Jika Rest Area Penuh

Belum Ideal, Pemudik Akan Diarahkan ke Luar Tol Jika Rest Area Penuh

News | Jum'at, 31 Mei 2019 | 14:17 WIB

Sebanyak 14 Rest Area Tol Trans Jawa Siapkan Toilet Khusus Pemudik Difabel

Sebanyak 14 Rest Area Tol Trans Jawa Siapkan Toilet Khusus Pemudik Difabel

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 00:34 WIB

Bangun Jembatan, Bina Marga Kerja Sama dengan 5 Perusahaan Swasta

Bangun Jembatan, Bina Marga Kerja Sama dengan 5 Perusahaan Swasta

News | Kamis, 20 April 2017 | 11:33 WIB

Dirjen Bina Marga Tinjau Tol Pemalang-Batang Hingga Semarang

Dirjen Bina Marga Tinjau Tol Pemalang-Batang Hingga Semarang

News | Sabtu, 15 April 2017 | 16:14 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB