Maskapai Asing Garap Rute Domestik, Pemerintah Masih Putar Otak

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Maskapai Asing Garap Rute Domestik, Pemerintah Masih Putar Otak
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Banyak opsi lain yang bisa dilakukan pemerintah agar juga tercipta iklim persaingan maskapai yang sehat.

Suara.com - Pemerintah masih pikir-pikir untuk mengizinkan maskapai asing menggarap penerbangan domestik. Perlu evaluasi dan kajian untuk memberikan izin operasional penerbangan domestik ke maskapai asing.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono menerangkan, mendatangkan maskapai asing hanya salah satu opsi untuk menurunkan tarif tiket pesawat.

Menurut dia, banyak opsi lain yang bisa dilakukan pemerintah agar juga tercipta iklim persaingan maskapai yang sehat.

"Kita harus review, evaluasi. Jangan salah lho, itu bukan salah satu opsi, bukan salah satu, kan efisiensi harga avtur, leasing, masalah-masalah cost itu kita bicarakan. Itu kalau bisa kasih insentif fiskal," ujar Susiwijono saat ditemui Kompleks Parlemen DPR RI, Rabu (19/6/2019).

Susiwijono menambahkan, pemerintah juga akan mempertimbangkan pasar dari maskapai itu sendiri.

"Kalau dari struktur market akan lebih bagus, kompetisi lebih sehat karena kan bukan struktur market saja hal-hal lain kita pertimbangkan kan banyak maskapai operasi asing AirAsia kan enggak berkembang, kan dia aja yang punya domestik flight," imbuh dia.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan sudah ada tiga maskapai asing yang tertarik menggarap rute domestik di Indonesia. Salah satunya adalah maskapai Scoot Tigerair Pte Ltd.

"AirAsia sudah tinggal menambah saja. Yang ada (maskapai) Scoot sama siapa, ada tiga itu yang baru," ujar Budi Karya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS