Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nike Tarik Produknya di China, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 28 Juni 2019 | 07:36 WIB
Nike Tarik Produknya di China, Kenapa?
Nike manekin ukuran plus. (Instagram/@bodyimagemovement)

Suara.com - Perusahaan peralatan olahraga Nike menarik beberapa produknya di China. Hal ini setelah beberapa desainer ikut menyuarakan terkait unjuk rasa di Hong Kong, sehingga memicu kisruh di media sosial.

"Kami telah menarik dari Cina sejumlah kecil produk yang dirancang oleh seorang kolaborator," kata seorang juru bicara Nike Serperti dikutip dari CNNMoney, Jumat (28/6/2019).

Namun, Nike tidak menanggapi ketika diminta untuk memberikan perincian lebih lanjut.

The Financial Times melaporkan pada hari Rabu bahwa Nike telah menarik sepatu yang dibuat dalam kemitraan dengan label streetwear Jepang Undercover, yang dipimpin oleh desainer Jun Takahashi.

Peritel Cina YY.com mengatakan dalam sebuah pernyataan di akun media sosial resminya bahwa mereka tidak akan menyediakan sepatu Undercover x Nike.

Beberapa pengguna media sosial di China daratan menyatakan kemarahannya. Di Weibo, versi Twitter China, beberapa bersumpah untuk membuang sepatu Nike mereka. Seorang pengguna memposting foto sepatu di tempat sampah.

China adalah salah satu pasar terbesar dan pertumbuhan tercepat Nike. Ini juga merupakan pusat manufaktur utama, dengan sekitar seperempat alas kaki dan pakaian Nike dibuat di sana pada tahun 2018.

Ini bukan pertama kalinya pengecer asing mengalami masalah di China.

Tahun lalu, peritel AS, Gap, menarik produk dari pasar setelah pelanggan mengeluh. Selain itu, Muji Jepang kemudian didenda oleh otoritas Shanghai setelah diketahui bahwa perusahaan tersebut telah mengimpor sejumlah gantungan baju yang dibungkus dengan kemasan yang menggambarkan Taiwan sebagai sebuah negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelola 500 Ribu Kamar, OYO Jadi Jaringan Hotel Kedua Terbesar di China

Kelola 500 Ribu Kamar, OYO Jadi Jaringan Hotel Kedua Terbesar di China

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:22 WIB

Viral, Wanita Ini Bungee Jumping Setiap Hari demi Antar Makanan Teman

Viral, Wanita Ini Bungee Jumping Setiap Hari demi Antar Makanan Teman

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 13:06 WIB

Durasi Tidur Ternyata Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Waktu yang Dibutuhkan

Durasi Tidur Ternyata Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Waktu yang Dibutuhkan

Health | Rabu, 26 Juni 2019 | 09:15 WIB

Serupa tapi Tak Sama, Sensasi Menyantap 3 Kuliner Mirip Kwetiau di Asia

Serupa tapi Tak Sama, Sensasi Menyantap 3 Kuliner Mirip Kwetiau di Asia

Lifestyle | Selasa, 25 Juni 2019 | 16:15 WIB

Perbudakan Modus Nikah Pesanan, Polisi Tangkap 8 Warga Negara China

Perbudakan Modus Nikah Pesanan, Polisi Tangkap 8 Warga Negara China

News | Senin, 24 Juni 2019 | 19:59 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB