Kementan Dinilai Mampu Wujudkan Nawacita Presiden Jokowi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 04 Juli 2019 | 14:29 WIB
Kementan Dinilai Mampu Wujudkan Nawacita Presiden Jokowi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, panen padi. (Dok: Kementan)

Suara.com - Selama empat tahun terakhir, era Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dinilai mampu menorehkan beragam catatan prestasi membanggakan. Prestasi di sektor pertanian sesuai dengan Nawacita butir ketujuh yang diusung Presiden Joko Widodo tentang peningkatan kedaulatan pangan Indonesia.

Kepala Pusat Data Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Ketut Kariyasa mengatakan, beberapa aspek dapat dijadikan indikator terjadinya perubahan lebih baik di sektor pertanian. Antara lain, meningkatnya produksi pertanian di semua komoditas, membaiknya kesejahteraan petani, berkurangnya kesenjangan pendapatan masyarakat pedesaan dan melonjaknya ekspor.

"Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tahun dasar 2012, sama dengan 100. Sejak 2014 - 2018, nilai tukar petani (NTP) meningkat dari 102,03 jadi 102,46," ujarnta, di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Begitu juga dengan nilai tukar usaha pertanian (NTUP), menurut Kariyasa, ikut menanjak dari 106,05 pada 2014, menjadi 111,83 pada 2018.

Ia menyebutkan, kenaikan NTP dan NTUP merupakan bukti membaiknya daya beli dan kesejahteraan petani selama masa Amran Sulaiman. Untuk menurunnya angka kesenjangan kehidupan masyarakat desa dan kota, ungkap Kariyasa, ditelusuri dari angka gini ratio nasional.

Pada Maret 2013, gini ratio masih berada di angka 0,424, namun Maret 2018, menurun jadi 0,389.

"Bahkan pada September 2018 pemerataan kembali membaik, yang ditandai dengan menurunnya gini ratio menjadi 0,384," kata Kariyasa.

Kementan Jaga Stabilitas Harga Pangan
Selanjutnya Kariyasa menuturkan, indikator keberhasilan lain kinerja Kementan adalah mampu menjaga terjangkau dan stabilitas harga bahan makanan atau pangan secara konsisten. Pada 2014, inflasi pangan masih tergolong tinggi, yaitu hingga 10,57 persen.

Namun pada tahun 2017, Kementan mampu menekan inflasi pangan menjadi amat kecil, yakni 1,26 persen.

baca juga

"Bahkan pada 2017, inflasi bahan makanan atau pangan adalah terendah yang pernah terjadi dalam sejarah Indonesia," ujar Kariyasa.

Begitu juga dengan tingkat kemiskinan masyarakat di pedesaan, yang mayoritas adalah petani, terbukti menurun.

Pada Maret 2013, penduduk miskin secara nasional masih 14,32 persen, namun pada September 2018, jumlah penduduk miskin turun menjadi 13,10 persen.

"Sedangkan pada perdagangan internasional, ekspor pertanian justru meningkat. Selama 2013 - 2018, volume ekspor pertanian meningkat 26,9 persen, atau rata-rata per tahun 5,4 persen. Dari 33,5 juta ton menjadi 42,5 juta ton," ucap Kariyasa.

Menyikapi kerja Kementan itu, pengamat pertanian IPB, Suwardi menuturkan, hal ini merupakan bukti adanya perubahan di sektor agraris.

Data-data yang tersaji, kata Suwardi, menandakan jelasnya skema kerja yang disusun Mentan guna memperbaikan pertanian nasional dari masa sebelumnya.

"Tinggal dipertahankan apa yang sudah bagus. Ke depan, apa yang masih kurang, dirumuskan, supaya meningkat hasilnya," sarannya.

Suwardi mengemukakan, sektor pertanian memiliki peranan penting untuk mendongkrak ekonomi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekeringan di Indramayu, Pemerintah Salurkan Bantuan Air Bersih ke Petani

Kekeringan di Indramayu, Pemerintah Salurkan Bantuan Air Bersih ke Petani

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2019 | 09:23 WIB

Gubernur Sumsel : Pertanian Jadi Potensi yang Dapat Turunkan Kemiskinan

Gubernur Sumsel : Pertanian Jadi Potensi yang Dapat Turunkan Kemiskinan

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2019 | 08:02 WIB

Kemarau Datang, Kementan Minta Petani Asuransikan Sawahnya Sebelum Ditanami

Kemarau Datang, Kementan Minta Petani Asuransikan Sawahnya Sebelum Ditanami

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2019 | 07:51 WIB

Jalankan Amanat Presiden Jokowi, Kementan efesiensi Belanja Alistan

Jalankan Amanat Presiden Jokowi, Kementan efesiensi Belanja Alistan

Bisnis | Minggu, 30 Juni 2019 | 23:43 WIB

Dam Parit Girimukti Buktikan Bisa Antisipasi Kemarau

Dam Parit Girimukti Buktikan Bisa Antisipasi Kemarau

Bisnis | Sabtu, 29 Juni 2019 | 18:15 WIB

Kementan Terus Perbaiki dan Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Kementan Terus Perbaiki dan Awasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 07:32 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×