Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kolaborasi Adhi Commuter Properti dan KAI Bangun Cisauk Point

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2019 | 09:07 WIB
Kolaborasi Adhi Commuter Properti dan KAI Bangun Cisauk Point
Cisauk Point. (Dok: Adhi Commuter)

Suara.com - Kawasan Cisauk mungkin masih belum banyak terdengar. Namun, nyatanya kawasan ini menyimpan potensi dalam hal investasi.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, PT Adhi Commuter Properti yang merupakan anak perusahaan dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk melakukan kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk membangun kawasan hunian Member of LRT City yang dinamakan Cisauk Point.

“Cisauk Point merupakan kawasan yang terjamin nilai investasinya. Terletak selangkah dari BSD City di Barat Jakarta. BSD City dengan kelangkapan fasilitas dan kemudahan akses, menjadikan daerah ini menjadi pilihan pertama pencari hunian di Jabodetabek,” ujar Direktur Utama Adhi Commuter Properti, Amrozi Hamidi dalam keterangannya, Selasa (23/7/2019).

Project Director Cisauk Point, Teguh Waskita menuturkan, kawasan ini juga telah terintegrasi langsung dengan Stasiun KRL Cisauk dan pasar intermoda BSD.

"Kemudahan akses menuju sarana dan prasarana transportasi umum memang menjadi keunggulan dari Cisauk Point,” ucap Teguh.

Hal tersebut juga selaras dengan tagline yang dibawa yaitu A Step to Balance. Tagline ini bagian dari konsep work life balance Cisauk Point.

Konsep tersebut memiliki makna bagaimana Cisauk Point menawarkan hunian masa depan yang menyeimbangkan hidup penghuninya.

“Cisauk Point memberikan jawaban bagi mereka yang menginginkan hunian terjangkau namun berkualitas, di kawasan eksklusif dengan kemudahan sistem transportasi dari dan menuju kawasan untuk mencapai keseimbangan hidup,” tutur Teguh.

Berbagai fasilitas bertaraf internasional seperti Aeon Mall, Indonesia Convention Centre (ICE), Eka Hospital, Universitas Atmajaya, hingga Digital Hub. Lokasi premium dan kemudahan moda transportasi dengan 0 KM from the station menjamin nilai investasi di Cisauk Point.

Berdiri di tanah seluas 16.500 m2, Cisauk Point terbagi atas hunian apartemen dan komersial area.

Untuk hunian apartemen, ada 6 tower terbagi dari 4 tower Anami dan 2 tower Rusunami. Untuk total jumlah unitnya di seluruh tower tersebut mencapai hampir 3000 unit.

Proyek yang akan mulai pembangunan di Agustus 2019 ini, sabtu lalu telah melakukan acara pemilihan unit di di The Grantage Hotel BSD dan langsung hanya tersisa beberapa unit saja di hari itu.

Sehingga apabila ingin mendapatkan banyak pilihan unit, maka masyarakat harus menunggu kembali pembukaan Tower 2 di bulan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan KAI soal Video Viral Penumpang Bentak Petugas, Begini Akhirnya

Penjelasan KAI soal Video Viral Penumpang Bentak Petugas, Begini Akhirnya

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 08:06 WIB

Bakal Hadir di GIIAS 2019, Begini Kerennya Desain All New Mazda 3

Bakal Hadir di GIIAS 2019, Begini Kerennya Desain All New Mazda 3

Otomotif | Selasa, 09 Juli 2019 | 07:47 WIB

Rencana Reaktivasi Rute Yogyakarta-Borobudur, KAI: Tersandung Administrasi

Rencana Reaktivasi Rute Yogyakarta-Borobudur, KAI: Tersandung Administrasi

Jogja | Selasa, 02 Juli 2019 | 19:54 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB