alexametrics

Lewat Wombastis, WOM Finance Targetkan Pembiayaan Naik Hingga 15 Persen

Iwan Supriyatna
Lewat Wombastis, WOM Finance Targetkan Pembiayaan Naik Hingga 15 Persen
WOM Finance meluncurkan program undian berhadiah Wombastis.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance meluncurkan program undian berhadiah Wombastis untuk para konsumennya.

Suara.com - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance meluncurkan program undian berhadiah Wombastis untuk para konsumennya. Program tersebut menawarkan hadiah utama satu unit mobil dan hadiah lainnya 20 unit sepeda motor dan 100 keping logam mulia yang masing-masing seberat lima gram.

Direktur WOMF, Zacharia Susantadiredja mengemukakan, program promosi berhadiah ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen dan masyarakat agar dapat terus mempercayai kebutuhan pembiayaannya di WOM Finance.

Program tersebut dilaksanakan pada 1 Juli hingga 31 Desember 2019.

"Selain itu, melalui program ini, kami menargetkan pertumbuhan pembiayaan perseroan antara 10-15 persen pada semester kedua tahun ini dibandingkan dengan realisasi pembiayaan perseroan pada semester pertama kemarin sebesar Rp 2,8 triliun," ujar Zacharia.

Baca Juga: Alasan Kemendagri Kasih Data Kependudukan ke Perusahaan Pembiayaan

Zacharia menuturkan, jika dibandingkan per Juni 2018 pembiayaan sebesar Rp 3,1 triliun, maka realisasi pembiayaan perseroan per Juni 2019 tersebut mengalami penurunan sekitar 12%.

Menurutnya, penurunan pembiayaan perseroan pada semester pertama 2019 tersebut disebabkan oleh penurunan pembiayaan motor baru.

"Jika target pembiayaan pada paruh kedua tahun ini dapat tercapai seiring dengan pelaksanaan promosi berhadiah tersebut, maka WOM Finance diharapkan dapat menyalurkan pembiayaan antara Rp 6-6,2 triliun pada tahun ini. Angka itu sesuai dengan proyeksi yang ditetapkan manajemen sebelumnya," papar Zacharia.

Zacharia menuturkan, manajemen WOM Finance akan terus meningkatkan struktur pendanaan untuk membiayai berbagai pembiayaan yang ditawarkan perseroan.

Pada Mei 2019, perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap Kedua dengan nilai total Rp 6,75 triliun. Hasil penerbitan tersebut digunakan sebagai modal kerja perseroan guna penyaluran pembiayaan.

Baca Juga: Thalassemia, Peringkat Kelima Pembiayaan Terbesar Penyakit Tidak Menular

Di samping penerbitan obligasi, dana untuk pembiayaan perseroan pada semester I-2019 juga diperoleh dari perbankan, yaitu dari Bank BCA, Bank DBS dan Hana Bank dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun.

Komentar