- SiCepat raih sertifikasi halal logistik guna jamin integritas rantai pasok.
- Sertifikasi halal logistik perkuat distribusi produk konsumsi di Indonesia.
- Implementasi SJPH pastikan operasional SiCepat penuhi standar halal resmi.
Suara.com - Sektor logistik nasional kini memasuki babak baru dalam mendukung ekosistem gaya hidup syariah. Sertifikasi halal di lini distribusi dinilai menjadi instrumen krusial untuk menjamin integritas produk halal, mulai dari penanganan, penyimpanan, hingga pengiriman barang sampai ke tangan konsumen.
Menjawab tantangan tersebut, SiCepat Ekspres resmi mengantongi sertifikasi halal logistik. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat layanan distribusi, terutama bagi para pelaku usaha di sektor makanan, minuman, kosmetik, hingga produk kebutuhan sehari-hari yang menuntut standar kehalalan tanpa celah.
CEO SiCepat, Barry Lim, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kepatuhan terhadap prinsip syariah. "Melalui sertifikasi ini, kami ingin memberikan kepastian tambahan bagi pelanggan dan mitra bisnis bahwa proses distribusi kami telah memenuhi standar halal yang berlaku," ujar Barry dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Proses untuk meraih sertifikasi ini tidak main-main. SiCepat harus melewati evaluasi terstruktur, mulai dari implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), penyusunan prosedur operasional yang ketat, hingga pelatihan intensif bagi tim di lapangan. Penyesuaian ini memastikan tidak ada kontaminasi silang dalam rantai pasok yang dikelola perusahaan.
Dengan resminya sertifikasi ini, SiCepat kini memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem industri halal di Indonesia. "Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan logistik yang terpercaya," pungkas Barry.