Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Cari Tanah Murah di Jakarta? Ternyata Ada di 4 Kawasan Ini!

Ririn Indriani

Minggu, 04 Agustus 2019 | 08:00 WIB
Cari Tanah Murah di Jakarta? Ternyata Ada di 4 Kawasan Ini!
Warga dan anak-anak bermain layang-layang serta mencari ikan di sebuah lahan kosong di Jakarta.

Suara.com - Sebagai ibu kota negara Indonesia, Jakarta memang menjadi salah satu kota incaran para investor properti, baik untuk membeli rumah, apartemen ataupun tanah.

Bagi para investor, membeli properti di pusat ibu kota dianggap lebih menjanjikan, karena menawarkan capital gain dan yield yang tinggi.

Bagi mereka investor properti, membeli properti dengan harga yang murah tentu menjadi salah hal yang perlu diperhatikan.

Nah, bagi Anda para investor properti yang ingin mencari lahan di Jakarta dengan harga termurah, berikut beberapan kawasan di Jakarta yang menawarkan harga tanah termurah.

Berdasarkan hasil survei portal properti Lamudi.co.id menyebutkan daerah Pulo Gebang, Jakarta Timur, menjadi area paling murah menjual tanah di Jakarta.

Kelurahan yang memiliki jumlah penduduk hingga 67.000 jiwa tersebut rata-rata menjual tanah seharga Rp 3.950.000 per meter persegi.

Area termurah lainnya ada di Ciganjur, Jakarta Selatan. Rata-rata rumah di sana mencapai Rp 4.000.000 per meter persegi.

Harga tersebut sangat murah jika dibandingkan dengan Kelapa Gading yang rata-ratanya mencapai Rp 50 juta per meter persegi.

Di urutan ketiga ada Cipayung, Jakarta Timur, rata-rata harga tanah di sana adalah Rp 4.500.000 per meter persegi.
Harga tanah murah lainnya ada di Cibubur, Jakarta Timur dengan harga Rp 5.500.000.

baca juga

Lalu ada juga Ciracas, Jakarta Timur, rata-rata harga di sana mencapai Rp 5.928.571 per meter persegi.

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id, salah satu alasan mengapa kawasan Jakarta Timur banyak menjual harga tanah yang terjangkau, karena wilayah tersebut berdekatan dengan daerah penyangga Bekasi.

"Apalagi di kawasan Jakarta Timur masih banyak lahan yang belum digarap menjadi perumahan, hal ini juga menjadi salah satu faktor mengapa harga tanah di sana masih murah," kata Mart.

Karena harga lahan di kawasan Jakarta Timur masih murah, makanya tak heran Mart juga mengatakan kawasan ini berpotensial untuk dijadikan investasi properti.

"Kawasan Jakarta Timur juga saat ini sedang banyak dibangun sarana infrastruktur baru, contohnya seperti tol Becakayu," kata Mart.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tips Ampuh Memasarkan Properti, Nomor 1 Trafiknya Tinggi

4 Tips Ampuh Memasarkan Properti, Nomor 1 Trafiknya Tinggi

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 10:20 WIB

Daripada Habiskan Uang di Mal, Milenial Lebih Baik Investasi Properti

Daripada Habiskan Uang di Mal, Milenial Lebih Baik Investasi Properti

Bisnis | Sabtu, 27 April 2019 | 20:05 WIB

Ingin Hasil Memuaskan, Begini Cara Menjalankan Bisnis Rumah Kontrakan

Ingin Hasil Memuaskan, Begini Cara Menjalankan Bisnis Rumah Kontrakan

Bisnis | Minggu, 10 Februari 2019 | 09:24 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB