JK Akui Pengembangan Panas Bumi di Indonesia Berjalan Lambat

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:17 WIB
JK Akui Pengembangan Panas Bumi di Indonesia Berjalan Lambat
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pengembangan panas bumi atau geothermal di Indonesia berjalan lambat. Padahal Indonesia sudah memiliki pembangkit listrik energi panas bumi dari 35 tahun yang lalu.

JK mengungkapkan, geothermal bukanlah hal yang baru di Indonesia. Pada 35 tahun silam, sudah ada PLTP di Kamojang, Garut. Kemudian dibangun juga di Dieng dan Lahendong di Manado.

Akan tetapi menurutnya masih berjalan lambat, karena hingga saat ini panas bumi yang terpasang baru mencapai 1.948,5 MW.

"Walaupun sudah 7 kali diseminarkan, pak ketua, ini kemajuannya lambat sekali," ungkap JK saat memberikan pidato dalam The 7th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) di Jakarta Convention Centre, Selasa (13/8/2019).

JK kemudian menyinggung soal kerja sama yang dilakukan Geo Dipa Energi Persero dengan kontraktor untuk pembangunan PLTP Dieng Small Scale 10 MW. Menurutnya angka 10 MW terbilang sangat kecil apalagi kerja sama dengan perusahaan asing.

"Kalau mau tanda tangan perjanjian dibuka wapres dan menteri masa 10 mega. Coba 200 megawatt kek, dengan asing lagi. Kalau kerja sama dengan pengusaha lokal boleh lah ya, 10 mega pakai perjanjian diteken, aduh, kelewatan itu tidak percaya diri," ujarnya disaksikan oleh Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar dan Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani.

JK juga menyinggung soal lambatnya pergerakan dari pembangkit listrik yang dimiliki Indonesia selain geothermal.

Ia menyebut biotermal PLTU yang dimiliki sudah berusia lanjut. Belum lagi energi terbarukan yang bisa dihasilkan baru 8.000 MW.

Dengan demikian, JK meminta kepada Menteri ESDM juga Dirut PLN untuk bisa duduk bersama mencari apa masalahnya dan bagaimana solusinya.

baca juga

"Kalau selama 35 tahun ini saja baru mencapai 8 ribu (MW) sedangkan ini harus 3 kali lipatnya dalam waktu enam tahun (ke depan)," ucapnya.

Apalagi JK menambahkan kalau Indonesia tidak bisa memenuhi kebutuhan pada 5 atau 6 tahun ke dapan, malah akan melanggar undang-undang. Lebih lanjut JK juga menyinggung ketimbang sibuk membuat pameran untuk diseminarkan, lebih baik pihak terkait bisa turun langsung ke lapangan untuk belajar mencari solusi.

"Sehingga lain kali berhenti dulu bikin pameran, ke lapangan saja semua dulu, masih banyak pameran kita jalan-jalan juga, kalau konferensi apa sih yang dikonferensikan semua bikin seminar itu-itu juga yang dibacakan, apa yang lain?" ujarnya.

"Kalau pengetahuan ini belajar saja dari Islandia, New Zealand, atau Amerika tentang teknologi, tidak ada yang berat apalagi kalau cuma 10 mega apa susahnya itu.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Briptu Heidar Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata, JK: Harus Serang Balik!

Briptu Heidar Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata, JK: Harus Serang Balik!

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:13 WIB

GBHN Bakal Dihidupkan Lagi, JK: Asal Jangan Ubah Seluruh Sistem

GBHN Bakal Dihidupkan Lagi, JK: Asal Jangan Ubah Seluruh Sistem

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:58 WIB

4 Dirut PLN Dibui, Wapres JK Minta Pengusaha Waspada Geluti Bisnis Listrik

4 Dirut PLN Dibui, Wapres JK Minta Pengusaha Waspada Geluti Bisnis Listrik

Bisnis | Selasa, 13 Agustus 2019 | 16:28 WIB

Tugas Sedikit, Wapres JK Tolak Usulan Pimpinan MPR Jadi 10 Orang

Tugas Sedikit, Wapres JK Tolak Usulan Pimpinan MPR Jadi 10 Orang

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:22 WIB

2 Hari Menjabat Langsung Kena Masalah, JK ke Dirut PLN: Cobaan Awal

2 Hari Menjabat Langsung Kena Masalah, JK ke Dirut PLN: Cobaan Awal

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 13:36 WIB

Pulang Kampung,Wapres JK Akan Serahkan Hewan Kurban Jokowi

Pulang Kampung,Wapres JK Akan Serahkan Hewan Kurban Jokowi

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 20:36 WIB

Terkini

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

×