Tekan Angka Pengangguran, Koptassindo Buka Kantor Cyberjek di Bekasi

Chandra Iswinarno

Sabtu, 28 September 2019 | 16:54 WIB
Tekan Angka Pengangguran, Koptassindo Buka Kantor Cyberjek di Bekasi
Para pengemudi Cyberjek di Bekasi Jawa Barat. [Dokumentasi]

Suara.com - Jumlah pengangguran yang ada di Indonesia menjadi catatan penting, banyak pemuda yang baru lulus dalam bangku sekolah mereka sulit mencari pekerjaan untuk mencukupi kehidupannya. Atas hal demikian, Koperasi TASS Indonesia Nusantara (Koptassindo) membuka anak cabang yang dinamai Cyberjek.

Cyberjek adalah layanan transportasi online sama halnya dengan ojek online yang telah beroperasi di Indonesia. Adapun kantor Cyberjek cabang Bekasi berlokasi di Ruko Perkantoran Bekasi Town Square (BETOS) Blok D Nomor 6, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pembukaan kantor cabang pertama ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Ricky Wee selaku Founder Cyberjek sekaligus Ketua Koptassindo.

Ricky Wee menegaskan kehadiran Cyberjek bukan untuk bersaing dengan ojek online (ojol) lainnya. Dari segi konsep bisnis yang diterapkan Cyberjek juga sangat berbeda.

Cyberjek bukan sekedar menjadi tukang ojek, akan tetapi Cyberjek ini sifatnya seperti koperasi yang memiliki tujuan untuk menyejahterakan anggotanya.

"Kami tidak ingin ojol itu hanya narik penumpang gitu saja. Kami ingin perhatikan kesejahteraan driver, maka dari itu kami banyak berikan kemudahan seperti bisa pinjam buat usaha, bisa cicil beli sembako," kata Ricky, Sabtu (28/9/2019).

Menurutnya, Cyberjek tidak ingin mengambil uang dari hasil keringat para driver ojol. Maka dari itu di Cyberjek tidak ada potongan tiap kali driver mengangkut penumpang.

"Kita tidak ada potongan itu, hanya ada potongan tiap bulan sebesar Rp 100 ribu. Dari situ mereka bisa mendapatkan banyak manfaatnya," kata dia.

Selain itu, Cyberjek menyiapkan asuransi untuk melindungi jiwa. Bukan untuk driver juga buat keluarganya. Di sisi lainnya, Cyberjek tidak sekedar layanan ojek online, tapi juga akan memberikan bantuan modal usaha bagi istri atau suami mitra ojol yang ingin menjual sembako.

baca juga

Karena itu, Koptassindo menjalin kerjasama dengan BULOG, RNI Nusindo, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Pertani untuk penyediaan beras, gula, tepung dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

"Maka dari itu Cyberjek ini jadi wadah pengembangan ekonomi keluarga driver ojol. Masa mau jadi tukang ojek selamanya, itu komitmen kami bagaimana mengangkat derajat hidup mereka," ungkap dia.

Adapun untuk cicilannya, disesuaikan dengan kemapuan. Akan tetapi bunga yang ditawarkan cukup rendah yakni satu persen saja.

"Itu yang membedakan, kami juga tidak ada istilah koperasi simpan pinjam. Orang susah gimana mau simpan, pinjam dulu yang penting dia bisa yakinkan koperasi saat ajukan," katanya.

Hingga saat ini total keseluruhan sudah ada 80 ribu orang yang telah daftar Cyberjek sementara terdapat 100 ribu anggota Koptassindo.

Kepala Wilayah Cyberjek Bekasi Devi Rachmawati mengatakan jika sejauh ini telah ada 6.200 orang yang telah mendaftar sebagai pengemudi Cyberjek. Pendaftaran akan terus dibuka dan diminta warga yang mendaftar mempersiapkan berkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cyberjek Pesaing Baru GoJek dan Grab Lahir di Depok

Cyberjek Pesaing Baru GoJek dan Grab Lahir di Depok

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2019 | 18:50 WIB

Terkini

Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda

Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×