Percepat Pemulihan Bencana di Sinabung, Kementan Beri Bantuan Benih Jagung

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:37 WIB
Percepat Pemulihan Bencana di Sinabung, Kementan Beri Bantuan Benih Jagung
Ilustrasi tanaman jagung. (Dok : Kementan)

Suara.com - Sebagai bentuk nyata perhatian terhadap pemulihan bencana, pasca erupsi Gunung Sinabung tahun 2010 dan 2013, Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan benih jagung kepada korban bencana alam.

"Kami ingin petani yang tinggal di wilayah terdampak erupsi Sinabung terus bangkit dan bercocok tanam di lahannya," demikian ungkap Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Karo, Suryani Ginting di Karo, Sumatera Utara, Senin (14/10/2019).

Suryani mengapresiasi bantuan pemerintah yang disalurkan Kementan berupa benih jagung hibrida. Bantuan tersebut memberi semangat dan motivasi kepada para petani karena prospektif dan menjanjikan.

"Selain itu, bantuan benih jagung juga memberikan keuntungan yang besar bagi petani," ujarnya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Juma Laoming, Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat, Rantau Ginting mengaku senang dengan dukungan pemerintah berupa bantuan benih jagung hibrida. Panen nanti bisa mencapai hingga 10 ton per hektare.

"Dengan harga jual Rp 3.000 per kilogram, anggotanya dapat menikmati hasil yang cukup menguntungkan," ungkapnya.

Perwakilan Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Fredi Siregar mengatakan, keuntungan yang dirasakan dari bantuan pemerintah ini tentunya atas kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah setempat.

"Adanya kepedulian dan perhatian dari pemerintah kabupaten dan respons yang cepat dari pemerintah pusat bisa membantu proses pemulihan petani trauma bencana," ujarnya.

Perwakilan Direktorat Perbenihan Tanaman Pangan Kementan, Diana Paramita menyatakan, Kementan selalu berusaha merespons dengan cepat dan memberikan bantuan benih yang terbaik sesuai kebutuhan petani. Bantuan yang diberikan Agustus lalu ada sebanyak 55.005 kilogram varietas B89 dan 3.150 kilogram varietas B54 di lahan seluas 3877 hektare.

baca juga

"Tujuan kami hadir di sini untuk memastikan bantuan benih jagung tertanam dan dapat dimanfaatkan oleh petani Sinabung," katanya.

"Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah Kabupaten Karo, kami harap dapat diduplikasi di wilayah lain dan diterima dengan baik oleh pihak yang membutuhkan," tambah Diana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Tingkatkan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai secara Khusus

Kementan Tingkatkan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai secara Khusus

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:17 WIB

Perteta : Mentan Andi Amran Bapak Mekanisasi Indonesia

Perteta : Mentan Andi Amran Bapak Mekanisasi Indonesia

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2019 | 17:34 WIB

Kementan Dorong Pengendalian Penyakit Blas dengan Agens Hayati

Kementan Dorong Pengendalian Penyakit Blas dengan Agens Hayati

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2019 | 09:50 WIB

Kementan Buka Akses Pasar Pisang Raja Sumatera

Kementan Buka Akses Pasar Pisang Raja Sumatera

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2019 | 09:45 WIB

Kementan Ajak Milenial Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Daya Saing

Kementan Ajak Milenial Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Daya Saing

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 16:08 WIB

Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia

Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:49 WIB

Terkini

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:29 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek saat AC Pertama Kali Dinyalakan di Pagi Hari

7 Cara Menghilangkan Bau Apek saat AC Pertama Kali Dinyalakan di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:25 WIB

×