Kementan Buka Akses Pasar Pisang Raja Sumatera

Dythia Novianty, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 14 Oktober 2019 | 09:45 WIB
Kementan Buka Akses Pasar Pisang Raja Sumatera
Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika menggelar panen pisang raja. (Dok : Kementan).

Suara.com - Kementerian Pertanian melalui Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika menggelar panen pisang raja di Kecamatan Luhak, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat, Minggu (13/10/2019). 

"Pada kesempatan ini, kami menggandeng PT. Kiniko untuk melakukan panen bersama dan melihat potensi komersialisasinya," ujar Kepala Balai Penelitian Buah Tropika Ellina Mansyah  ke lokasi Minggu siang ini.

Ellina mengatakan, penelitian dan komersialisasi ini dilakukan sebagai salah satu output  dalam menghasilkan varietas unggul berbasis teknologi canggih. Upaya ini juga telah membuahkan hasil yang bagus, yakni berkembangnya Pisang Raja Kinalun.

"Pisang ini adalah varietas unggul yang mempunyai keunggulan toleran terhadap serangan penyakit layu bakteri dan fusarium. Buah pisang Raja Kinalun yang matang sempurna dan sudah dipanen dapat disimpan hingga 24 hari," katanya.

Ellina menjelaskan, pisang ini sangat cocok dijadikan produk olahan dan bahan baku industri seperti tepung pisang. Sedangkan untuk nilai bobot dan kualitas, satu tandan pisang ini memiliki 8-9 sisir dengan berat rata-rata mencapai 12-18 kilogram.

"Jadi, setiap sisir pisang ini terdiri dari 12-14 buah dengan panjang 10-14 cm. Sementara secara keselurahan, total pisang ini berkisar 100-105 buah per tandan," katanya.

Menurut Ellina, untuk tahap awal pengembangan pisang ini telah ditanam sebanyak 200 rumpun dan mulai menghasilkan berbagai kualitas unggul. Meski demikian, perkembangan pisang ini masih terkendala oleh minimnya akses pasar.

"Maka itu, percepatan komersialisasi perlu dilakukan, antara lain melalui intervensi dengan menghubungkan petani dengan pelaku pasar dalam hal ini dengan PT. Kiniko. Perusahaan ini telah terkenal sejak lama dan telah berhasil dalam komersialisasi berbagai produk olahan pertanian," tukasnya.

Sebagai informasi, dalam menjalankan usahanya perusahaan Kiniko langsung bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Saat ini, perusahaan yang berlokasi di daerah Kecamatan Salimpaung ini menjadi salah satu destinasi wisata Sumatera Barat karena berada di atas tinggi permukaan laut dengan cuaca sejuk.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Ajak Milenial Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Daya Saing

Kementan Ajak Milenial Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Daya Saing

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 16:08 WIB

Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia

Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:49 WIB

Guru Besar IPB : Pembangunan Pertanian 5 Tahun Terakhir Dilakukan Optimal

Guru Besar IPB : Pembangunan Pertanian 5 Tahun Terakhir Dilakukan Optimal

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:31 WIB

Kementan Validasi Berkurangnya Luas Baku Lahan Sawah di Sumatera Utara

Kementan Validasi Berkurangnya Luas Baku Lahan Sawah di Sumatera Utara

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 06:45 WIB

YESS, Siap Lahirkan Wirausaha Milenial

YESS, Siap Lahirkan Wirausaha Milenial

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 13:21 WIB

Populer di Luar Negeri, Kementan Pacu Peremajaan Tanaman Salak Sleman

Populer di Luar Negeri, Kementan Pacu Peremajaan Tanaman Salak Sleman

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 06:08 WIB

Terkini

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:29 WIB

×