Kementan Ajak Milenial Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Daya Saing

Fabiola Febrinastri

Minggu, 13 Oktober 2019 | 16:08 WIB
Kementan Ajak Milenial Manfaatkan Teknologi untuk Tingkatkan Daya Saing
Kuliah umum di Polbangtan Bogor, Sabtu (12/10/2019). (Dok : Kementan)

Suara.com - Generasi muda diharapkan mampu membuat perubahan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan daya saing. Mereka diajak mampu mencermati perkembangan pembangunan dunia yang cepat.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi, dalam kuliah umum di Polbangtan Bogor, Sabtu (12/10/2019).

Dalam materi kuliah dengan tema "Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Kedaulatan Pangan di era 4.0" itu, Agung mengajak agar generasi muda dapat mencermati perkembangan pembangunan dunia yang begitu cepat.

"Generasi muda harus memiliki kemampuan dalam mencermati situasi dan harus mampu mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis yang berubah sangat cepat," tambahnya.

Menurut Agung, pada 2045, jumlah penduduk diperkirakan lebih dari 300 juta jiwa. Jumlah penduduk kelas menengah akan meningkat hingga 254 juta jiwa.

Pola pertumbuhan penduduk ini diikuti dengan meningkatnya usia penduduk produktif dan urbanisasi, yang akan berpengaruh terhadap gaya hidup, termasuk pola pangan

"Perubahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi penyediaan sumber pangan, karena dibutuhkan pangan baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, beragam dan bergizi," ujar Agung, yang juga Sekretaris Dewan Ketahanan Pangan.

Penguasaan teknologi, lanjut Agung, menjadi syarat mutlak agar memiliki daya saing. Era disrupsi saat ini, ditandai dengan ekonomi digital.

"Kita harus siap menerima perubahan ini," tegas Agung, memotivasi 300 mahasiswa dan dosen yang hadir.

baca juga

Agung mencontohkan peran teknologi yang mampu memperpendek rantai distribusi pangan melalui e- commerce. Menurutnya, mafia pangan ada karena rantai pasok selama ini panjang.

"E-commerce dapat memangkas rantai pasok dan mendekatkan produsen ke konsumen. Sebagai generasi muda, kalian harus bisa melawan mafia pangan dengan teknologi," ujar Agung.

Kementan sendiri mendukung sepenuhnya pemanfaatan teknologi melalui inovasi alat dan mesin pertanian, pembangunan infrastruktur, penerapan smart farming, dan fasilitas lainnya.

Badan Ketahanan Pangan memiliki program-program strategis yang dapat dikolaborasikan dengan mahasiswa dan alumni Polbangtan sebagai petani milenial.

"Saya tantang mahasiswa atau alumni Polbangtan untuk membina petani dalam bentuk korporasi usaha tani, pemanfaatan pekarangan dan industri pangan lokal melalui dukungan program dari BKP," kata Agung.

"Kami mengajak generasi muda untuk dapat menekuni usaha pertanian, karena pertanian ke depan akan menjadi hebat di tangan anak muda yang memiliki pendidikan yang baik dan penguasaan teknologi yang memadai," pungkas Agung mengakhiri kuliah umumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia

Kopi Asal Kintamani Makin Digemari Pasar Dunia

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:49 WIB

Guru Besar IPB : Pembangunan Pertanian 5 Tahun Terakhir Dilakukan Optimal

Guru Besar IPB : Pembangunan Pertanian 5 Tahun Terakhir Dilakukan Optimal

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 11:31 WIB

Kementan Validasi Berkurangnya Luas Baku Lahan Sawah di Sumatera Utara

Kementan Validasi Berkurangnya Luas Baku Lahan Sawah di Sumatera Utara

Bisnis | Minggu, 13 Oktober 2019 | 06:45 WIB

YESS, Siap Lahirkan Wirausaha Milenial

YESS, Siap Lahirkan Wirausaha Milenial

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 13:21 WIB

Dairi Mulai Sosialisasikan Program Kartu Tani

Dairi Mulai Sosialisasikan Program Kartu Tani

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 06:03 WIB

Populer di Luar Negeri, Kementan Pacu Peremajaan Tanaman Salak Sleman

Populer di Luar Negeri, Kementan Pacu Peremajaan Tanaman Salak Sleman

Bisnis | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 06:08 WIB

Terkini

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 12:00 WIB

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 11:50 WIB

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Akibat Pasokan Seret, Harga Cabai di Banyumas Tembus Rp80 Ribu!

Jawa Tengah | Minggu, 27 September 2026 | 11:46 WIB

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 11:36 WIB

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Shio Ciong vs Shio Hoki, Apa Bedanya dalam Ramalan Feng Shui?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:30 WIB

×