Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Kesadaran Masyarakat terhadap Bahan Baku Air Bersih Masih Rendah

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 November 2019 | 22:27 WIB
Kesadaran Masyarakat terhadap Bahan Baku Air Bersih Masih Rendah
Senior Vice President IAPMO Group Indonesia Shirley Dewi menjelaskan IAPMO. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Senior Vice President IAPMO Group Indonesia Shirley Dewi mengungkapkan saat ini masyarakat Indonesia dianggap masih kurang sadar akan pasokan air yang benar-benar bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Mohon maaf yah, mungkin kalau di Indonesia kesadaran pasokan air bersih yang layak masih kurang. Kalau kita mungkin biasa menggunakan PDAM untuk sumber air bersih, tapi kita tidak tahu apakah itu benar-benar bersih, ketika kita masak mungkin bakteri akan mati, tapi kalau metal bagaimana," kata Shirley saat ditemui di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Untuk itulah, Shirley bilang IAPMO hadir sebagai sebuah perusahaan yang berkantor pusat di Amerika Serikat yang memiliki kantor cabang di beberapa negara di antaranya Amerika Serikat, Kanada, Australia, India, dan Cina dengan bidang usahanya bergerak dalam bidang plambing, hadir memperkenalkan produk-produk plambing yang saat ini menyasar wilayah Indonesia.

"Kami dari IAPMO memberikan teknologi, kita memberi edukasi untuk sistem plambing kepada pemerintah Indonesia melalui BSN dan Kementerian PUPR itu secara cuma-cuma. Jadi teknologi kami berikan dan standar SNI itu untuk sistem plambing kita berikan cuma-cuma untuk membangun Indonesia, kami ini seperti NGO," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, air baku tidak akan bermanfaat apabila tidak didukung dengan sistem plambing yang baik. Air baku dapat terkontaminasi, apabila sistem plambing tidak memenuhi standar dan dapat membahayakan kesehatan manusia.

"Kan bahaya sekali kena berbagai macam penyakit, air tidak sehat bisa menyebabkan asma, cancer," katanya.

Dia menambahkan bahwa negara berkembang seperti Indonesia, pencemaran mikroorganisme, bakteri atau virus terhadap badan air, maupun dalam sumber air minum merupakan kasus yang sering terjadi dan perlu segera diwaspadai.

"Kita bekerja sama juga dengan Kementerian PUPR untuk sertifikat layak fungsi. Jadi kita membantu mereka juga untuk inspeksi aspek kesehatan," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Botol Air Minum Harus Dicuci secara Rutin, Ini Sebabnya

Botol Air Minum Harus Dicuci secara Rutin, Ini Sebabnya

Health | Rabu, 06 November 2019 | 14:41 WIB

Sepanjang Kemarau, Warga Gimeng Tempuh Jarak 1,5 Kilometer untuk Air Bersih

Sepanjang Kemarau, Warga Gimeng Tempuh Jarak 1,5 Kilometer untuk Air Bersih

Jogja | Selasa, 05 November 2019 | 16:21 WIB

Nekat, Restoran Belgia Tawarkan Air Minum dari Limbah Toilet

Nekat, Restoran Belgia Tawarkan Air Minum dari Limbah Toilet

Lifestyle | Senin, 21 Oktober 2019 | 05:57 WIB

Harga Air Bersih di Daerah Ini Tembus Rp 400 Ribu Per Tangki

Harga Air Bersih di Daerah Ini Tembus Rp 400 Ribu Per Tangki

Jogja | Selasa, 15 Oktober 2019 | 02:20 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB