Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Pecah Kongsi?

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi
Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Pecah Kongsi?
Sayap pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Batam rusak. (Capture Video)

Perceraian hubungan bisnis dua maskapai itu berawal dari pihak Garuda Indonesia Group yang tak menganggap lagi Sriwijaya Air sebagai anak usahanya.

Suara.com - Dua Maskapai penerbangan nasional Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia Group kembali berpolemik. Meski awalnya dua maskapai tersebut sempat sepakat rujuk kembali, tapi sekarang hubungannya bakal berpisah.

Perceraian hubungan bisnis dua maskapai itu berawal dari pihak Garuda Indonesia Group yang tak menganggap lagi Sriwijaya Air sebagai anak usahanya.

Lewat keterangan tertulis, Direktur Pemeliharaan dan Layanan Garuda Indonesia Iwan Joeniarto mengatakan ada kondisi dan beberapa hal yang belum diselesaikan menjadi alasan Garuda Indonesia melepas Sriwajaya Air.

"Kami menyesal memberi tahu Anda bahwa Sriwijaya sedang melanjutkan bisnis sendiri," kata Iwan.

Dengan perpisahan ini, lanjut Iwan, hubungan Garuda dengan Sriwijaya Air hanya sebagai rekanan bisnis, bukan sebagai induk dan anak usaha.

"Dengan demikian, Sriwijaya tidak akan lagi menjadi anggota Garuda Indonesia Group.
Hubungan antara Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group akan dilanjutkan pada basis bisnis-ke-bisnis," tutur dia.

Namun Suara.com telah berusaha mengkonfirmasi lebih lanjut perkara ini kepada Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan lewat sambungan telepon hingga aplikasi pesan singkat, namun tak kunjung dibalas oleh pihak terkait.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS