Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:15 WIB
Wamen Investasi Klaim Perjanjian Tarif dengan AS Tak Ganggu Kemandirian Indonesia
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu memastikan bahwa kesepakatan dagang antara pemerintah dengan Amerika Serikat (AS) tidak membatasi ruang gerak investasi di Indonesia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu, pastikan kesepakatan dagang Indonesia-AS tidak batasi investasi.
  • Indonesia tegaskan tetap menganut asas kerjasama bebas aktif dengan semua negara, termasuk AS.
  • Kemandirian ekonomi nasional tetap terjamin, relaksasi TKDN adalah bagian dari strategi komunikasi dengan pihak asing.

Suara.com - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu memastikan bahwa kesepakatan dagang antara pemerintah dengan Amerika Serikat (AS) tidak membatasi ruang gerak investasi di Indonesia.

Todotua menegaskan bahwa Indonesia akan tetap menganut kerjasama bebas aktif dengan negara lain di luar AS.

"Kalau kan kita kan tetap menganut asas kerjasama, perdagangan, dan lainnya itu kan bebas aktif. Bahwa masing-masing misalnya dengan AS maupun apa namanya lembaga-lembaga itu, kita perlu untuk membuka komunikasi, kerjasama, ya pasti," kata Todotua ditemui wartawan di Kantor BKPM, Jakarta yang dikutip pada Rabu (25/2/2026).

Selain itu, BKPM juga memastikan bahwa independensi kemandirian ekonomi nasional juga tidak terganggu meski adanya kesepakatan dagang dengan AS.

"Independensi kemandirian kita tetap-lah, enggak urusan. Presiden kita kan orangnya jelas, Presiden Prabowo orangnya jelas. Urusan kemandirian kita, urusan kemandirian kita, enggak ada campur tangan," tegasnya.

Namun demikian, Todotua menggarisbawahi pentingnya tetap membuka ruang komunikasi dengan pihak asing demi kepentingan perdagangan dan investasi.

"Bahwa kita harus membuka komunikasi dalam rangka trade dan investment ya itu harus,” ujarnya.

Lebih lanjut ketika disinggung terkait relaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi beberapa perusahaan AS, Todotua menyebutnya sebagai bagian dari strategi.

"Itu kan bagian dari part strategi aja. Dilonggarkan beberapa persyaratannya,” katanya.

baca juga

Menurutnya keputusan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap arus investasi karena pemerintah tetap menjaga keseimbangan perdagangan dengan negara-negara lain.

"Kan ada hitungannya juga, trade kita yang kita ambil dari mereka, enggak terlalu pengaruh oleh itu," kata Todotua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Lagi Gila, Dunia Lagi Takut: Safe Haven atau FOMO Massal?

Emas Lagi Gila, Dunia Lagi Takut: Safe Haven atau FOMO Massal?

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:28 WIB

Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?

Skandal Dana Raib Rp90 Miliar: Mediasi Buntu, Mirae Asset Justru Salahkan Nasabah Bocorkan Password?

News | Senin, 23 Februari 2026 | 18:06 WIB

Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global

Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 15:36 WIB

22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras

22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras

Bisnis | Minggu, 22 Februari 2026 | 15:06 WIB

Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang

Seskab Teddy Ngambek ke Menteri Rosan Gegara Cuma Jadi 'Pajangan' saat Konpres Perjanjian Dagang

Bisnis | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:27 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×