Sriwijaya Klaim Kerjasama Dengan Garuda Bikin Buntung, BPKP Siap Audit

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 10 November 2019 | 15:36 WIB
Sriwijaya Klaim Kerjasama Dengan Garuda Bikin Buntung, BPKP Siap Audit
Suasana counter Sriwijaya Air di Bandara Internasional Juanda pada Kamis (7/11/2019). [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Pihak Sriwijaya Air mengaku kinerja keuangan mereka menjadi lebih buntung setelah melakukan kerjasama manajemen (KSM) dengan pihak Garuda Indonesia. Klaim rugi tersebut disampaikan lawyer sekaligus pemegang saham mereka Yusril Ihza Mahendra.

Dengan munculnya keluhan tersebut Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) siap melakukan audit investigasi terhadap KSM tersebut.

"Ya sedalam apa kita kan belum tahu (klaim kerugian tersebut)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKP Iswan Elmi saat ditemui di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Bintaro, Tanggerang pada Minggu (10/11/2019).

Maka dari itu lanjut Iswan dirinya siap untuk melakukan audit jika ada permintaan.

"Ya namanya pelayan masyarakat ya harus siap," ucapnya.

Lembaganya juga masih menunggu adanya permintaan audit investigasi KSM tersebut, hingga saat ini kata dia belum ada permintaan tersebut, meskipun Menteri Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah melontarkan pernyataan untuk melibatkan BPKP untuk bisa menyelesaikan kisruh kedua maskapai tersebut.

"Karena ini menyangkut kepentingan kedua belah pihak. Apa sih masalahnya dan kita berikan rekomendasi apa itu tujuannya," katanya.

Sebelumnya, Yusril memastikan pihaknya menyiapkan langkah untuk mengakhiri KSM dengan Garuda Indonesia Grup.

Langkah tersebut diambil karena adanya instruksi mendadak dari GA Grup kepada semua anak perusahaannya (GMF, Gapura Angkasa dan Aerowisata) untuk memberikan pelayanan kepada Sriwijaya dengan cara pembayaran cash dimuka pada Kamis (7/11/2019).

baca juga

"Kalau tidak bayar cash dimuka diperintahkan agar tidak memberikan pelayanan service dan maintenance apapun kepada Sriwijaya," kata Yusril dalam keterangan persnya, Jumat (8/11/2019).

Yusril mengatakan, Sriwijaya menolak perubahan sistem pembayaran yang tidak fair ini dan menganggap Garuda sengaja ingin melumpuhkan Sriwijaya. Akibat instruksi mendadak itu, terjadi kekacauan pada sebagian besar penerbangan Sriwijaya pada Kamis (7/11/2019) karena terhentinya pelayanan oleh anak-anak perusahaan GA Grup.

"Sejak kemarin Sriwijaya berusaha keras untuk mengaktifkan seluruh rute penerbangannya sendiri atau dengan bekerja sama dengan pihak lain di luar Garuda Grup. Sriwijaya kembali mengaktifkan sendiri layanan servis pesawat, line maintenance, groundhandling dan catering sendiri tanpa kerjasama dengan GA Grup lagi," kata Yusril.

Pekerjaan itu sebelumnya memang ditangani oleh Sriwijaya sendiri. Namun setelah kerjasama dengan GA Grup, semua pelayanan itu diambil alih oleh anak2 perusahaan Garuda dengan biaya yang jauh lebih mahal.

Pada Jumat, seluruh rute penerbangan Sriwijaya kembali normal. Seluruh peralatan line manintenance dan spare parts pesawat milik Sriwijaya yang selama ini digudangkan oleh GA Grup, kemarin diserahkan kembali oleh GMF setelah didesak berkali-kali bahkan diancam akan dilaporkan ke polisi.

Sriwijaya menganggap kerjasama dengan Garuda Grup selama ini merugikan kepentingan Sriwijaya karena terlalu banyak konflik kepentingan antara anak2 perusahaan GA dengan Sriwijaya. Performance Sriwijaya tidak bertambah baik di bawah manajemen yang diambil alih oleh GA Grup melalui Citilink. Perusahaan malah dikelola tidak efisien dan terjadi pemborosan yang tidak perlu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bola Liar Kisruh Garuda - Sriwijaya Kini di Tangan BPKP

Bola Liar Kisruh Garuda - Sriwijaya Kini di Tangan BPKP

Bisnis | Minggu, 10 November 2019 | 14:30 WIB

Bos Sriwijaya Air Janji Beri Kompensasi untuk Penumpang

Bos Sriwijaya Air Janji Beri Kompensasi untuk Penumpang

Bisnis | Jum'at, 08 November 2019 | 20:00 WIB

Ancaman-ancaman Garuda Indonesia ke Sriwijaya Air Dibongkar Yusril

Ancaman-ancaman Garuda Indonesia ke Sriwijaya Air Dibongkar Yusril

Bisnis | Jum'at, 08 November 2019 | 19:36 WIB

Minta Sriwijaya Air Ganti Rugi, Supriyanto Sampai Naik Bus Madiun-Jogja

Minta Sriwijaya Air Ganti Rugi, Supriyanto Sampai Naik Bus Madiun-Jogja

Jogja | Jum'at, 08 November 2019 | 16:33 WIB

Beli Tiket Rp12 Juta, Penumpang Ini Geram Sriwijaya Air Batal Terbang

Beli Tiket Rp12 Juta, Penumpang Ini Geram Sriwijaya Air Batal Terbang

Jogja | Jum'at, 08 November 2019 | 16:16 WIB

Terkini

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

×