Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

China Dikabarkan Akan Luncurkan Mata Uang Digital

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 09:22 WIB
China Dikabarkan Akan Luncurkan Mata Uang Digital
Ilustrasi uang digital. [Shutterstock]

Suara.com - China dikabarkan bakal meluncurkan mata uang digitalnya sendiri pada dua atau tiga bulan ke depan, hal tersebut dikatakan perusahaan investasi yang didukung oleh Foxconn Technology Group.

China mengaku telah mengembangkan kerangka kerja yang disebut Pembayaran Elektronik Mata Uang Digital atau Digital China Electronic Payment (DCEP).

Menurut Jack Lee, mitra dari HCM Capital, otoritas China memungkinkan bank sentral untuk mengeluarkan mata uang digital ke bank umum dan jaringan pembayaran pihak ketiga oleh Alipay dan WeChat Pay.

"Jadi, mereka sudah memiliki semua sistem dan jaringan siap. Saya pikir Anda akan segera melihatnya, mungkin dalam dua hingga tiga bulan ke depan," kata Lee di Singapore FinTech Festival, seperti dikutip dari Cnbc.com, Rabu (13/11/2019).

Dia mengatakan peluncuran itu bisa dimulai sebagai percobaan, bukan untuk menggantikan uang fisik sepenuhnya.

HCM Capital telah berinvestasi dalam sejumlah start-up blockchain, menurut Reuters. Ini didukung oleh perusahaan elektronik Taiwan Foxconn, yang juga berinvestasi dalam Vision Fund senilai 100 miliar dolar AS perusahaan SoftBank di Jepang.

Beberapa ahli telah memperingatkan bahwa mata uang virtual dapat meningkatkan risiko penipuan, terutama pencucian uang dan pendanaan terorisme. Tetapi banyak pemerintah belum menemukan cara untuk mengatur hal tersebut.

Daniela Stoffel, sekretaris negara Swiss untuk keuangan internasional, mengatakan peluncuran mata uang digital China yang diharapkan dapat mendorong pihak berwenang di seluruh dunia untuk memutuskan bagaimana mereka ingin menggunakan dan mengatur teknologi tersebut.

"Jika pemerintah sekarang menyadari bahwa ini sekarang benar-benar terjadi, dan pertanyaan serta tantangan yang tersirat dalam e-currency sekarang nyata, saya harap ini akan memberikan momentum lebih lanjut untuk pengambilan keputusan secara global," kata Stoffel.

Selain regulasi, potensi kenaikan mata uang digital akan menimbulkan pertanyaan tentang peran mata uang nasional dan bank sentral.

"Sesuatu yang juga harus dibahas secara internasional," kata Stoffel di Singapore FinTech Festival.

China bukan satu-satunya negara yang bakal mengeluarkan mata uang digital. Di Swiss, Bank Nasional Swiss mengatakan bulan lalu pihaknya bekerjasama dengan bursa efek negaranya untuk memeriksa kemungkinan penggunaan mata uang tersebut dalam perdagangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gokil! Ponsel Ini Punya Baterai 10.010 mAh

Gokil! Ponsel Ini Punya Baterai 10.010 mAh

Tekno | Rabu, 13 November 2019 | 08:20 WIB

Viral Ikan Berwajah Mirip Manusia Ditemukan di Danau China

Viral Ikan Berwajah Mirip Manusia Ditemukan di Danau China

News | Rabu, 13 November 2019 | 05:37 WIB

Laris Manis, Suzuki Jimny Ternyata Punya Kembaran asal China

Laris Manis, Suzuki Jimny Ternyata Punya Kembaran asal China

Otomotif | Selasa, 12 November 2019 | 14:16 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB