Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Terungkap! MRT Untung Bukan dari Jual Tiket Tapi Jualan Iklan

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Minggu, 24 November 2019 | 12:01 WIB
Terungkap! MRT Untung Bukan dari Jual Tiket Tapi Jualan Iklan
Calon penumpang berjalan memasuki stasiun MRT pada hari pertama fase operasi secara komersial (berbayar) di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin (1/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

"Ini juga terbesar porsinya (pendapatan nonfarebox). Sekarang ada lima yaitu Blok M, Dukuh Atas, Istora, Setiabudi, dan Lebak Bulus. Terbesar dan termahal ada di ujung," ucap dia.

Tuhiyat menuturkan kontrak dengan perusahaan tersebut terkait naming rights yakni 2-5 tahun. Pendapatan dari naming rights adalah pendapatan paling besar untuk saat ini. Untuk nama Lebak Bulus Grab saja, pendapatan bisa mencapai Rp 33 miliar per tahun.

"Naming rights itu dari semua non-farebox adalah saat ini ada yang paling terbesar baru setelah itu iklan. Nominal saya enggak terlalu hapal, tapi kalau Grab kurang lebih sekitar Rp 33 miliar per tahun," ucap dia.

Adapun stasiun lain kata Tuhiyat masih dalam proses lelang.

Sementara untuk naming rights stasiun Bundaran Hotel Indonesia, pihaknya menahan sementara untuk tidak djual. Namun jika dijual, pihak MRT Jakarta akan menawarkan harga yang paling tinggi.

"(Stasiun lain) masih dalam proses. Yang kita hold adalah stasiun MRT Bundaran HI. Karena sudah pusat kota, sudah diujung disebut terus di setiap stasiun. Pokoknya kita jual paling mahal," tutur dia.

Lebih lanjut, Tuhiyat menegaskan prinsipnya naming rights stasiun tidak boleh menghilangkan nama stasiun, namun hanya nama tambahan.

"Prinsipnya tidak boleh meghilangkan nama stasiun hanya ada tambahan, enggak pernah menghilangkan. Setia Budi Astra, Lebak Bulus Grab," kata dia.

Sementara stasiun yang tidak boleh terdapat naming rights yakni Stasiun ASEAN. Tuhiyat mengatakan dengan MRT berlokasi di depan Stasiun SEAN berdampak pada MRT Jakarta yang mendunia.

"Satu-satunya yang tidak boleh dijual adalah ASEAN. Karena di situ ada Sekretariat ASEAN. Dia nggak bayar tapi impact MRT mendunia lewat dia (ASEAN) dan nggak boleh ada nama lain," kata Tuhiyat.

Selain itu kata Tuhiyat, pendapatan yang didapat MRT juga dari adanya pengembangan TOD. Sebab dengan adanya pengembangan TOD bisa meningkatkan keuntungan dari penjualan tiket.

"Pendapatan TOD dan MRT bisa mencapai hampir Rp 242 triliun jika semuanya sudah berhasil berjalan. Untuk modal TOD, paling setengah dari jumlah tersebut," katanya.

Sejumlah upaya dilakukan PT MRT Jakarta untuk mempermudah masyarakat yang ingin menggunakan kereta MRT Jakarta. Salah satu upaya MRT Jakarta yakni kedepan penumpang bisa menggunakan QR Code tanpa menggunakan kartu.

Tuhiyat mengatakan, akan ada uji coba penggunaan QR code yakni pada 1 Desember 2019. Ia pun berharap ke depan pada 1 Januari 2020 mendatang tidak ada permasalahan penumpang yang akan menggunakan MRT Jakarta

"Akan hadir QR code. QR code itu pakai Handphone semua. 1 Desember kami akan uji coba. Karena 1 Januari diharapkan sudah tidak ada lagi persoalan harus lancar," ujar Tuhiyat.

QR Code sendiri merupakan kode matriks atau barcode dua dimensi yang berasal dari kata "Quick Response" dimana isi kode tersebut bisa diuraikan dengan cepat dan tepat.

Untuk menggunakan aplikasi tersebut masyarakat bisa mengunduh aplikasi MRT-J yang ada di android ataupun iOs

Nanti setelah aplikasi terisi saldo, penumpang bisa langsung scan QR code saat masuk di pintu Tapping tiket Stasiun MRT.

"Pulsanya tetap anda isi, tapi nanti pakai scan. Aplikasinya ada di ios dan android," ucap Tuhiyat.

Disamping menggunakan QR kedepannya, MRT Jakarta akan mengeluarkan kartu multi trip dengan nama "Kartu Jelajah". Kartu tersebut akan terbit pada 25 November 2019 mendatang.

Tuhiyat menuturkan, kartu multi trip Jelajah tersebut sama seperti uang elektronik yang dikeluarkan bank. Jadi fungsinya bisa menyimpang uang.

"Multi trip hampir sama dengan uang elektronik karena multi trip menyimpan uang anda. Memang ada uang pembelian kartunya," kata dua.

Selanjutnya ada STT (Single Trip Ticket). Kartu tersebut diperuntukkan bagi turis ataupun penumpang yang hanya sekali berpergian.

"STT ini untuk turis, karena STT ini kalau ada refund Rp 15 ribu, jadi nggak perlu beli Rp 15 ribunya beli tripnya saja, dipintu keluar, kita akan ubah seperti di luar negeri," ucap dia.

Keunggulan kartu Multi Trip Ticket ataupun STT memiliki keunggulan yakni kecepatan dalam melakukan tapping tiket di stasiun MRT.

Kemudian pembayaran MRT Jakarta dengan cara lain yakni menggunakan uang elektronik yang dikeluarkan bank.

Diketahui ada lima jenis kartu uang elektronik dari lima bank dari Himbara (Himpunan Bank Negara) serta DKI dan Bank BCA.

Tuhiyat menuturkan, kartu uang elektronik yang dikeluarkan Bank memang membutuhkan waktu dalam melakukan taping tiket. Sebab kartu tersebut memang tidak dirancang koneksi cepat dengan MRT Jakarta.

"Yang kita perhatikan ada jeda karena memang tidak desain link in dengan ini apalagi kalau uang elektronik yang lama-lama suka eror," kata dia.

Lebih lanjut, Tuhiyat menuturkan adanya pilihan pembayaran tersebut bukanlah menghilangkan pilihan, melainkan melengkapi pilihan masyarakat dalam menggunakan MRT Jakarta.

"Jadi itu bukan menghilangkan tapi saling melengkapi mana pilhan anda, karen MTT menyimpan dana. Sementara ini top up di setiap statsiun. Nanti kta kembangkan pakai hp," ucap dia.

Merliana (30) salah satu pengguna MRT menyambut baik adanya langkah MRT adanya QR Code. Menurutnya penggunaan QR Code sangat mempermudah saat menggunakan MRT.

Sebab dengan adanya QR Code, tak perlu lagi membawa kartu.

"Lebih simpel jadinya. Karena kan pakai hp tinggal scan. Jadi nggak usah ribet bawa kartu. Kalau punya kartu juga, misalnya hilang kan bisa pakai barcode," ucap Merliana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulitnya Mengubah Budaya Pengguna MRT Jakarta, Berapa Lama?

Sulitnya Mengubah Budaya Pengguna MRT Jakarta, Berapa Lama?

Lifestyle | Minggu, 24 November 2019 | 10:46 WIB

Klaim Jumlah Pengunjung Sudah Meningkat, Pemprov Izinkan LRT Dikomersilkan

Klaim Jumlah Pengunjung Sudah Meningkat, Pemprov Izinkan LRT Dikomersilkan

News | Jum'at, 22 November 2019 | 17:26 WIB

Jadi yang Pertama,TOD Dukuh Atas Ditargetkan Rampung 2021

Jadi yang Pertama,TOD Dukuh Atas Ditargetkan Rampung 2021

Otomotif | Senin, 18 November 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Chatib Basri Kaget Menkes Budi Gunadi Sadikin Juga Diundang ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:59 WIB

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Dasco: Pak Luhut dan Chatib Basri Mengadap Presiden Prabowo soal Strategi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:44 WIB

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Purbaya Target Defisit APBN 1,8-2,4 Persen di 2027

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:43 WIB

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Ini Isi Pertemuan Prabowo dengan Chatib Basri di Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:19 WIB

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:11 WIB

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Tanggapi Isu 'Sell Indonesia', Bos OJK Beri Peringatan Keras ke Investor

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 18:01 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:40 WIB

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:32 WIB

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:26 WIB