Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Dicky Prastya

Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pajak program Makan Bergizi Gratis hanya berkontribusi sebesar 3 hingga 5 persen.
  • Program tersebut diproyeksikan mampu menyerap satu juta tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan sebesar 1 persen.
  • Pemerintah menegaskan manfaat utama Makan Bergizi Gratis adalah peningkatan aktivitas ekonomi daerah serta terciptanya stabilitas ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kalau pajak dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya berkontribusi sebesar 3-5 persen ke penerimaan negara.

Artinya, penerimaan pajak dari total anggaran MBG sebesar Rp 335 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hanya sebesar Rp 10,05 triliun hingga Rp 16,75 triliun.

"Untuk MBG, penerimaan pajaknya sekitar 3-5 persen dari total anggaran yang direalisasikan. Itu 3 persen sampai 5 persen dari total anggaran yang direalisasikan itu masuk ke pajak," katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, dikutip Senin (13/4/2026).

Kendati begitu, Menkeu Purbaya menjelaskan penerimaan pajak bukanlah tujuan utama dari MBG. Menurutnya, manfaat dari program itu terlihat dari meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama di daerah.

Lebih lagi, Purbaya menilai MBG juga menciptakan lapangan kerja yang nantinya berdampak ke stabilitas ekonomi sekaligus menambah penerimaan negara.

Dengan ini, maka prediksi ekonomi hancur yang disebarkan di media sosial akan goyah.

Siswa makan bersama saat uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]
Ilustrasi MBG. Foto: Siswa makan bersama saat uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]

"Itu yang paling mahal dampaknya, yang paling berharga dampaknya untuk kita. Kalau enggak, di tengah kekacauan seperti sekarang di mana banyak orang ngomong di TikTok ini-itu ini-itu, kita mau runtuh tiga bulan lagi segala macam, pasti goyah. Jadi ini dampaknya cukup baik hanya saja ke depan mungkin kita perbaiki lagi cara menjalankan kebijakan itu," jelasnya.

Purbaya klaim MBG dorong Ekonomi

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

baca juga

Menkeu Purbaya beralasan kalau potensi MBG itu tercipta dari terbukanya lowongan pekerjaan baru, yang ia perkirakan bisa menyerap 1 juta tenaga kerja.

"Itu kan MBG menciptakan berapa lapangan kerjaan? Satu juta lapangan pekerjaan," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Rabu (8/4/2026).

Ia mengacu pada perhitungan teknis Badan Pusat Statistik (BPS), di mana pertumbuhan ekonomi 1 persen berarti menciptakan 450 ribu tenaga kerja. Jika MBG menciptakan 1 juta lapangan kerja, maka pertumbuhan ekonomi bisa melebihi 2 persen.

"Kalau Anda masuk ke BPS, ada itu I-O Table, ada coefficient techniques. Input segini, growth-nya segini, tenaga kerjanya berapa. Kalau enggak salah, angka yang terakhir yang saya tahu, 1 persen itu 450 ribu lapangan kerja. Berarti kalau 1 juta, 2 persen lebih sedikit. Kira-kira itu dari MBG saja," papar dia.

Kendati begitu, Purbaya mengingatkan bahwa perhitungan teoritis itu bukan berarti menggambarkan banyaknya lapangan kerja baru. Alasannya, ada sebagian tenaga kerja baru di MBG yang awalnya berasal dari sektor lain.

"Tapi kan nanti ada juga orang yang pindah ke situ kan, itu jadi pengurang. Jadi enggak penuh 2 persen. Tapi, karena ada yang pindah ke situ dari tempat lain, pindah ke situ sebelumnya ke tempat lain, dihitung PDB tempat lain, sekarang ke MBG," bebernya.

Dari sana ia menyimpulkan kalau dampak bersih program MBG terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup signifikan, yakni di sekitar 1 persen.

"Saya pikir 1 persen lebih kelihatan dampaknya, kalau dijalankan dengan baik. Net ya, net ya. Bukan growth kayak tadi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama

News | Senin, 13 April 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bukan Cuma Soal Listrik, PLTP Gunung Ungaran Berpotensi Buka Bisnis Baru

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:20 WIB

×