Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Pegawai Pajak Diminta Tak Main Mata dengan WP Nakal

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Desember 2019 | 15:33 WIB
Pegawai Pajak Diminta Tak Main Mata dengan WP Nakal
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, di Jakarta, Jumat (5/1).

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta jajaran pegawai Direktorat Jenderal Pajak agak tak tergoda oleh para Wajib Pajak (WP) nakal yang menginginkan adanya pengurangan membayar pajak.

Oleh sebab itu dirinya meminta sistem di Direktorat Jenderal Pajak untuk terus diperbaiki terutama dari sisi pegawainya agar praktik-praktik curang tersebut tidak ada lagi.

"Kita harus perbaiki sistem kita. Perbaiki di luar dari beyond our self itu yang saya inginkan," kata Sri Mulyani dalam acara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Di era digital kata Sri Mulyani, Kemenkeu seharusnya sudah bisa menggunakan data untuk memperbaiki policy baik untuk kinerja organisasi dan memperbaiki institusi.

"Anda mungkin tidak bermaksud korupsi tapi saat ketemu WP, data anda engga sesuai dengan data WP terus Anda dipanggil. Anda ditanya kenapa anda punya data ini. Oh jangan-jangan dia minta supaya nge-bright dia. Kalau anda ketemu dengan orang lain WP, maka anda harus punya integritas juga," kata Sri Mulyani.

Sehingga kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tidak ada lagi WP yang merasa datanya berbeda dengan data Direktorat Jenderal Pajak saat ingin membayarkan pajaknya.

"Ada jajaran pajak yang bertemu WP dan mengatakan berdasarkan data X, tapi data harusnya Y. Terus si WP berpikir oh jangan-jangan dia bawa data ini buat biar di bright aja," ucapnya.

"Si wajib pajak dan pegawai keteguhan imannya mulai goyang-goyang. Pak pak tinggi banget pak. Boleh ga kompromi. Nah ini rawan. Maka saya minta Dirjen Pajak untuk dibantu potensi-potensi seperti ini bisa dikurangi. Jangan anak buah kita digoda dengan godaan yang ga mampu untuk mengatasi," tambah Sri Mulyani.

Maka dari itu penting kata wanita kelahiran Lampung ini untuk merubah sistem yang ada, terutama terkait sistem integrasi mental para pegawai pajak. Sehingga celah untuk melakukan tindakan korupsi bisa dikurangi.

baca juga

"Sistem harus membantu jangan sampai anda menghadapi godaan yang anda engga sanggup menghadapinya. Makanya harus ada sistem yang baik untuk itu (mencegah korupsi)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Geram Banyak Pejabat Nyambi Jadi Makelar

Sri Mulyani Geram Banyak Pejabat Nyambi Jadi Makelar

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2019 | 12:29 WIB

Sri Mulyani Sebut Kemenkeu Sudah 15 Tahun Perangi Korupsi, Hasilnya?

Sri Mulyani Sebut Kemenkeu Sudah 15 Tahun Perangi Korupsi, Hasilnya?

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2019 | 11:28 WIB

Sri Mulyani Bingung Ada BUMN Bernama PT PANN, Padahal Dapat PMN

Sri Mulyani Bingung Ada BUMN Bernama PT PANN, Padahal Dapat PMN

Bisnis | Senin, 02 Desember 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang

Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi

Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan

15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan

Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK

Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta

Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna

Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir

Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×