Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Sri Mulyani Sebut Kemenkeu Sudah 15 Tahun Perangi Korupsi, Hasilnya?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Desember 2019 | 11:28 WIB
Sri Mulyani Sebut Kemenkeu Sudah 15 Tahun Perangi Korupsi, Hasilnya?
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan terkait realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/3). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kejahatan korupsi musuh nyata yang harus di lawan secara bersama-sama, pasalnya kata dia tindakan korupsi bisa menghancurkan sebuah negara termasuk Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani saat menghadiri acara peringatan Hari Korupsi Sedunia di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

"Kita selalu memperingati hari anti korupsi. Jadi kalau dilihat dari perjalanan sebetulnya sudah 14 tahun hampir 15 tahun Indonesia di dalam rangka untuk berjuang melawan korupsi. Korupsi adalah musuh yang sangat nyata dia adalah satu tantangan yang bisa menghancurkan suatu negara. Anda mungkin tidak perlu musuh dari luar tapi musuh dari dalam diri kita sendiri itu adalah yang biasanya paling manjur paling efektif paling bisa meruntuhkan suatu bangsa," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut bahwa tindakan korupsi sangat erat kaitannya dengan sebuah negara yang gagal dan hancur dalam mengelola keuangan negara.

"Negara-negara yang disebut sebagai negara yang gagal dia memang negara yang tidak berfungsi," katanya.

Maka dari itu kata dia, integritas menjadi hal yang penting yang harus dimiliki sebagai pejabat negara, karena dengan integritas yang baik kejahatan sekecil termasuk korupsi bisa dihindarkan.

"Tapi modal utama is all about integrity dan di dalam sejarah umat manusia untuk tidak membuat Anda terlalu semangat namun juga tidak give up yang memang lawan itu selalu diciptakan untuk orang yang ingin berbuat baik," katanya.

"15 tahun Kementerian Keuangan berusaha untuk membersihkan korupsi paling tidak semenjak tadi hari anti korupsi di deklarasikan di PBB dan Indonesia menerima resolusi itu dan bahan membuat Instruksi Presiden yang sampai hari ini masih berlaku," tambahnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 BUMN Ini Bakal Diguyur Modal dari Negara Rp 17,7 Triliun di 2020

7 BUMN Ini Bakal Diguyur Modal dari Negara Rp 17,7 Triliun di 2020

Bisnis | Senin, 02 Desember 2019 | 16:37 WIB

Sri Mulyani Bingung Ada BUMN Bernama PT PANN, Padahal Dapat PMN

Sri Mulyani Bingung Ada BUMN Bernama PT PANN, Padahal Dapat PMN

Bisnis | Senin, 02 Desember 2019 | 15:29 WIB

Dugaan Korupsi Jiwasraya Disebut-sebut Dilakukan Manajemen Lama

Dugaan Korupsi Jiwasraya Disebut-sebut Dilakukan Manajemen Lama

Bisnis | Senin, 02 Desember 2019 | 14:43 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×