Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 6.997,214
LQ45 708,256
Srikehati 341,255
JII 476,806
USD/IDR 17.010

Erick Thohir Gandeng Sri Mulyani Ungkap Barang Selundupan di Pesawat Garuda

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2019 | 12:10 WIB
Erick Thohir Gandeng Sri Mulyani Ungkap Barang Selundupan di Pesawat Garuda
Menteri BUMN Erick Thohir. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sedang mengkaji perombakan jajaran Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Perombakan tersebut imbas dari adanya kasus barang mewah suku cadang motor Harley Davidson dan Sepada Brompton dalam pesawat Garuda Indonesia yang dikirim dari Prancis.

"Saya belum ada rencana (perombakan) tapi ya kita lihat aja proses yang ada sekarang ini," kata Erick saat ditemui di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Erick hingga saat ini masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait kasus ini, bahkan kata dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kasus ini diungkap se-transparan mungkin.

"Ya kita tunggu, saya rasa Bu Sri Mulyani sendiri sudah menginstruksikann kepala Bea Cukai untuk melihat se-transparan mungkin dan beliau juga melihat turun langsung saya tinggal menunggu dari beliau saja," kata Erick.

Kedatangan armada baru Garuda Indonesia Airbus A300-900 Neo yang tiba Rabu (27/11/2019) ternyata berbuntut panjang, pasalnya kedatangan pesawat anyar tersebut juga diduga mengangkut sejumlah barang mewah ilegal yakni onderdil sepeda motor gede alias moge bermerek Harley Davidson dan juga sepeda branded puluhan juta bermerek Brompton.

Pihak yang paling awal mengetahui adanya barang-barang ilegal tersebut adalah pegawai dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara International Soekarno Hatta.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengaku barang tersebut sudah disita oleh pihaknya, namun untuk mengetahui jelas siapa pemiliknya, Heru mengaku masih perlu untuk menginvestigasi lebih lanjut.

"Lagi lakukan investigasi mendalam, penjelasan lengkap oleh pimpinan (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati)," kata Heru saat ditemui di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Selama proses investigasi ini, pihaknya mengundang sejumlah pihak terutama dari pegawai Garuda Indonesia yang tahu persis soal pengiriman barang tersebut.

"Kita ajak sama pihak-pihak yang terkait," ucap singkat Heru.

Heru memperkirakan, hasil investigasi kasus ini bakal keluar dalam waktu dua hari ke depan, meski Heru tak menjelaskan sejak kapan pihaknya melakukan investigasi.

"Kita berharap selesai dalam waktu satu hari, dua hari kedepan," katanya.

Manajemen Garuda Indonesia pun berkilah bahwa karyawannya lah yang membawa suku cadang Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat baru A330-900 Neo pada 17 November lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Minta Direksi Garuda Resign Imbas Kisruh Barang Selundupan

Erick Thohir Minta Direksi Garuda Resign Imbas Kisruh Barang Selundupan

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2019 | 11:58 WIB

Garuda Indonesia Tuding Karyawannya yang Bawa Onderdil Moge dan Brompton

Garuda Indonesia Tuding Karyawannya yang Bawa Onderdil Moge dan Brompton

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2019 | 08:59 WIB

KPK Siap Bantu Menteri Sri Mulyani Cegah Pegawai Pajak Main Mata dengan WP

KPK Siap Bantu Menteri Sri Mulyani Cegah Pegawai Pajak Main Mata dengan WP

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 00:05 WIB

Terkini

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:57 WIB

Jadi Merger, Danantara Hanya Kelola 3 BUMN Karya pada Semester II-2026

Jadi Merger, Danantara Hanya Kelola 3 BUMN Karya pada Semester II-2026

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:25 WIB

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:19 WIB

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:14 WIB

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Harga Avtur RI Meroket, Bahlil Anggap Masih Murah Dibanding Negara Tetangga

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 15:05 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik atau Tidak? Bahlil Buka Suara

Harga BBM Nonsubsidi Naik atau Tidak? Bahlil Buka Suara

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 14:56 WIB

AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global

AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 14:39 WIB

Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun

Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 13:54 WIB

Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 13:49 WIB

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bursa Saham RI Merah pada Sesi I, Betah di Level 6.900

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:39 WIB