Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 25 Mei 2026 | 14:05 WIB
Cuma RI yang Kena Outflow Obligasi, Ekonom: Sedih Banget!
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • RI jadi satu-satunya negara ASEAN yang alami outflow obligasi.
  • Investor asing tarik dana US$1,48 miliar dari pasar obligasi RI.
  • BI dinilai agresif jaga rupiah lewat kenaikan suku bunga 5,25%.

Suara.com - Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan yang mengalami arus keluar modal asing (capital outflow) di pasar obligasi. Kondisi ini dinilai menjadi sinyal meningkatnya kehati-hatian investor terhadap prospek pasar keuangan domestik, terutama terkait arah kebijakan fiskal pemerintah.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan tekanan di pasar obligasi menunjukkan investor global kini semakin sensitif terhadap kualitas kebijakan ekonomi suatu negara, bukan sekadar melihat angka pertumbuhan.

“Sedih banget. Hanya Indonesia yang mengalami outflow,” kata Josua dalam pelatihan wartawan Bank Indonesia (BI) di Makassar, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, kondisi pasar obligasi sangat erat kaitannya dengan persepsi investor terhadap kebijakan fiskal pemerintah serta arah investasi jangka pendek. Ketidakpastian kebijakan membuat investor memilih mengurangi eksposur di instrumen keuangan domestik.

Permata Bank mencatat investor asing masih membukukan net outflow sekitar 1,48 miliar dolar AS di pasar obligasi Indonesia sepanjang kuartal I 2026. Sementara itu, di pasar saham, arus modal keluar tercatat mencapai 1,95 miliar dolar AS.

“Memang semuanya mengalami outflow di sisi sahamnya, lalu di sisi bonds-nya pun juga hampir sama,” ujarnya.

Meski demikian, Josua menilai Bank Indonesia telah mengambil langkah agresif untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar rupiah. Salah satu langkah yang disorot ialah kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan respons bank sentral yang cepat dan antisipatif dalam meredam tekanan pasar.

“Kebijakan BI ini adalah salah satu kami melihatnya adalah kebijakan yang bold dan pre-emptive,” katanya.

baca juga

Josua menambahkan, investor kini tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tinggi, tetapi juga memperhatikan kualitas fundamental ekonomi serta konsistensi kebijakan pemerintah.

Di tengah ketidakpastian global dan gejolak pasar keuangan, pelaku pasar dinilai semakin selektif dalam menempatkan modalnya di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Mereka juga sangat mempertimbangkan kualitasnya ketimbang melihat angka,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:24 WIB

IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau

IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 13:01 WIB

Terkini

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Status Pekerja Outsourcing Diubah, Ini Penjelasan Lengkap dari Kemnaker

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:55 WIB

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Profil Sunaryanto, Direktur Utama Pertamina Hulu Migas yang Baru

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:25 WIB

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

×