Lobster Terancam Punah dari Indonesia Akibat Kebijakan Susi yang Ditabrak

Iwan Supriyatna | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 07 Desember 2019 | 10:55 WIB
Lobster Terancam Punah dari Indonesia Akibat Kebijakan Susi yang Ditabrak
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dengan Eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bakal menghilangkan kebijakan menteri sebelumnya Susi Pudjiastuti terkait izin ekspor benih lobster atau benur.

Menanggapi hal itu, Susi mengingatkan bahwa ekspor benih lobster hanya akan memperkaya Vietnam. Hal ini disampaikan Susi melalui video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya @susipudjiastuti115, pada Kamis (5/12/2019).

Video itu sebenarnya merupakan video lama yang direkam pada awal tahun 2019 saat Susi berada di Trenggalek.

"Mengingatkan kembali, vlog ini saya buat di Trenggalek pada awal tahun ini," tulis Susi diunggahan tersebut.

Dalam video tersebut, Susi bicara mengenai ancaman kepunahan lobster di Indonesia. Ia pun mengimbau agar tidak ada lagi pengambilan benur.

"Apabila kita tidak peduli dan tidak mau menghentikan pengambilan bibit-bibit lobster, kita hanya akan memperkaya Vietnam dan Indonesia tidak akan pernah lagi lihat lobster-lobster di lautan kita," ujarnya.

Susi mengungkapkan bahwa dulu di Trenggalek, nelayan dalam sehari bisa mendapatkan setengah sampai satu ton lobster besar yang kemudian diekspor dengan nilai 1-2 juta rupiah. Padahal harga lobster sudah 4 juta rupiah lebih saat itu.

"Namun bibitnya diambil dengan harga Rp 10 ribu, Rp 30 ribu dan Rp 100 ribu. Kita menggali kematian kepunahan dari lobster-lobster kita," imbuh Susi.

Susi Pudjiastuti soal benih lobster hanya akan memperkaya Vietnam (instagram/@susipudjiastuti115)
Susi Pudjiastuti soal benih lobster hanya akan memperkaya Vietnam (instagram/@susipudjiastuti115)

Ia meminta semua orang agar sadar terhadap ancaman kepunahan lobster jika terus diambil apalagi benihnya diekspor.

"Tolonglah kalau bisa kita semua sadar, laut masa depan bangsa kita dijaga dan hentikan pengambilan bibit (lobster). Biarkan mereka hidup dan besar, beranak pinak untuk kita ambil terus menerus, ada dan banyak. Kalau kita ambil bibit, kita pun akan kehilangan lobster-lobster kita selamanya," ucap Susi.

Unggahan Susi Pudjiastuti ini telah mendapatkan lebih dari 87 ribu like dan 1200 komentar.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengklaim ekspor benih lobster tak akan merusak keseimbangan alam. Pasalnya, dia akan menerapkan kebijakan bahwa eksportir benih lobster harus membawa lobster indukan yang telah dikembangkan di negara lain kembali ke dalam negeri.

Sehingga, Lobster indukan bisa bertelur dan menghasilkan benih lobster yang siap untuk diekspor.

"Setiap pengembang yang kita beri kesempatan 50 persen di Indonesia lobster ini setelah umurnya sebesar kelingking atau telunjuk kami minta 5 persen kita restocking kita masukkan di tempat benih benih itu diambil," jelas dia.

Dengan solusi ini, Edhy meyakini petani lobster bisa mendapatkan keuntungan yang lebih. Karena selain mengolah lobster, petani juga bisa mengekspor benih lobster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ari Ashkara Dipecat, Warganet Usul Susi Pudjiastuti Jadi Dirut Garuda

Ari Ashkara Dipecat, Warganet Usul Susi Pudjiastuti Jadi Dirut Garuda

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 10:05 WIB

Susah Payah Disetop Susi, Ekspor Benih Lobster Malah Diizinkan Edhy Prabowo

Susah Payah Disetop Susi, Ekspor Benih Lobster Malah Diizinkan Edhy Prabowo

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2019 | 16:02 WIB

Peneliti LIPI Menyayangkan Pencabutan Larangan Ekspor Benih Lobster

Peneliti LIPI Menyayangkan Pencabutan Larangan Ekspor Benih Lobster

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 21:44 WIB

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB