Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Dicky Prastya

Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
Menaker Yassierli, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menhub Dudy Purwagandhi saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia meluncurkan stimulus ekonomi sebesar Rp 26,34 triliun pada Juni 2026 untuk mengantisipasi risiko ketegangan geopolitik global.
  • Paket kebijakan mencakup bantuan pangan, insentif transportasi, program magang vokasi, serta penghapusan bea masuk untuk bahan baku industri strategis.
  • Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi nasional dan meringankan beban inflasi bagi masyarakat serta sektor industri selama semester kedua.

Suara.com - Pemerintah resmi mengumumkan paket stimulus ekonomi sebesar Rp 26,34 triliun untuk semester kedua 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan paket stimulus ini ditujukan karena masih adanya tantangan geo ekonomi berupa perang Amerika Serikat vs Iran di Timur Tengah, tepatnya Selat Hormuz.

Menko Perekonomian menyebut kalau paket stimulus ini juga disetujui Presiden RI Prabowo Subianto demi mencegah dan mengantisipasi risiko eksternal yang akan muncul.

“Jadi total stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk di semester kedua ini nilainya sekitar Rp26,34 triliun,” katanya dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Airlangga merinci, paket stimulus semester II 2026 ini mencakup insentif transportasi Rp 2,04 triliun, anggaran magang dan vokasi Rp 6,26 triliun, dan bantuan pangan Rp 18,04 triliun.

Pertama, paket stimulus itu mencakup Pajak Penulis berupa Pajak Penghasilan (PPh) Final Royalti sebesar 1,5 persen. Airlangga mengatakan kalau PPh Final Royalti penulis sebelumnya berada di kisaran 5-35 persen.

“Ini adalah salah satu dari janji kampanye Bapak Presiden,” imbuhnya.

Kedua, Pemerintah memberikan insentif transportasi untuk periode libur sekolah maupun libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang mencakup angkatan darat, laut, hingga udara.

Ketiga, Pemerintah juga memberikan insentif untuk impor LPG dan bahan baku plastik berupa penghapusan bea masuk sebesar 0 persen.

baca juga

Menko Airlangga menyebut kalau insentif impor LPG untuk industri petrokimia ini bisa meningkatkan nilai manfaat sebanyak Ro 2,25 triliun. 

“Kemudian juga pemerintah mengharapkan dengan adanya bahan baku plastik yang nol, ini juga akan membantu terkait dengan inflasi, terutama hampir seluruh packaging makanan dibungkus dengan plastik sambil kita menunggu perkembangan daripada situasi,” papar dia.

Menko Airlangga juga menurunkan bea masuk impor suku cadang pesawat menjadi 0 persen. Hal ini dilakukan demi mendukung industri penerbangan dan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) sekaligus meningkatkan daya saing.

Pemerintah juga melanjutkan Program Magang Nasional dan Program Vokasi Nasional. Ia mengatakan kalau program ini bisa menjadi penggerak ekonomi untuk semester kedua 2026.

Sedangkan untuk Bantuan Pangan, Presiden Prabowo mengarahkan program ini berlanjut selama tiga bulan mulai Juli, Agustus, dan September dengan total penerima manfaat sebanyak 33,24 juta. Anggaran program ini mencapai Rp 17,54 triliun.

Lainnya yakni program Stabilisasi Harga Pasokan Pangan (SPHP). Ini ditujukan untuk para perajin tahu dan tempe untuk berupa subsidi sebesar Rp2.000 per kilogram dengan target kuota 250.000 ton. 

“Kita ketahui kita beli kebutuhannya adalah 2,5 juta ton per tahun, namun kita siapkan 250.000 dengan subsidi Rp 2.000 per kg yang nantinya akan diberikan apabila harga kedelainya di atas harga acuan pembelian,” beber dia.

Lebih lanjut Airlangga juga mengungkapkan adanya bantuan beras dan bantuan stabilisasi pangan yang sudah dirapatkan dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan maupun kementerian terkait.

“Baik terhadap bantuan beras maupun bantuan stabilisasi pangan, ini sudah dirapatkan dengan Menko Pangan, dan Menko Pangan sudah bersurat ke tempat kami di Menko Perekonomian dan ini kami sudah bahas secara lintas kementerian dan juga sudah mendapatkan arahan dari Bapak Presiden,” pungkas Airlangga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 12:47 WIB

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB

Terkini

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB