Gerakan Non Tunai Ancam Eksistensi Uang Kertas, Peruri Tanggapi Santai

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 08 Januari 2020 | 12:05 WIB
Gerakan Non Tunai Ancam Eksistensi Uang Kertas, Peruri Tanggapi Santai
Ilustrasi lembar uang kertas rupiah. (Shutterstock)

Suara.com - Digital ekonomi berkembang sangat pesat termasuk dalam sektor sistem pembayaran. Gerakan non tunai (cashless society) sudah semakin akrab di kalangan masyarakat. Akibatnya, penggunaan uang kartal atau kertas menjadi berkurang.

Perum Peruri, BUMN yang mencetak uang kartal dan giral bagi Indonesia mengaku tak khawatir dengan fenomena maraknya transaksi non tunai tersebut.

Direktur Pengembangan Usaha Perum Peruri, Fajar Rizki mengatakan, fenomena cashless society memang jadi tantangan buat Perum Peruri, tapi kata dia saat ini transaksi non tunai masih tidak terlalu besar.

"Kalau di Jakarta, Surabaya, Makassar dan Medan mungkin cashless pertumbuhannya cukup tinggi, tapi di daerah di kota kecil uang fisik permintaan masih tinggi sekali," kata Fajar di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Sebetulnya kata Fajar, Perum Peruri tidak terlalu khawatir dengan perkembangan cashless society bahkan kata dia Perum Peruri bisa mengambil keuntungan dari fenomena ini dengan membuat sistem keamanan digital yang memang menjadi salah satu produk andalan Perum Peruri.

"Kita tidak masuk dalam bisnis uang digital kita masuk digital security, saat ini sudah banyak sekali fintech yang menggunakan security digital yang kami buat," kata Fajar.

Fajar menuturkan, saat ini selama dua tahun belakangan, order kebutuhan BI terhadap uang kertas terus meningkat. Bahkan untuk beberapa tahun ke depan, ia meyakini, order kebutuhan uang baik kartal maupun giral oleh BI masih terus akan meningkat.

Meski begitu, Peruri telah mengantisipasi transaksi elektronik dengan membangun anak perusahaan yang mendukung era digitalisasi tersebut.

"Setiap 2 tahun kita dapat pesanan dari BI itu sekitar 8 miliar lembar uang yang kita produksi untuk BI," katanya.

baca juga

Saat ini kata Fajar sekitar 60-70 persen pendapatan Perum Peruri berasal dari pencetakan uang baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan pendapatan usaha mencapai Rp 3,9 triliun pada 2019, angka ini naik sekitar 23 persen dari sebelumnya Rp 3,1 triliun. Sementara itu untuk laba usaha sekitar Rp 595 miliar di 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Asing Masuk ke Indonesia di 2019 Capai Rp 224,2 Triliun

Modal Asing Masuk ke Indonesia di 2019 Capai Rp 224,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2020 | 16:18 WIB

Uang Rusak Akibat Terendam Banjir, Tukarkan ke Bank Indonesia

Uang Rusak Akibat Terendam Banjir, Tukarkan ke Bank Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2020 | 15:10 WIB

Transaksi Non Tunai Jadi Cara Urai Antrean di Pintu Gerbang Ancol

Transaksi Non Tunai Jadi Cara Urai Antrean di Pintu Gerbang Ancol

Bisnis | Rabu, 01 Januari 2020 | 09:42 WIB

Terkini

Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo

Ibu, Sefril Nggak Bisa Pulang: Video Terakhir Atlet Panjat Tebing Sebelum Gugur di Badai Api Bromo

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

Ditemukan di Dalam Gua, TNI Rebut Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Profil Letjen Suharyanto, Eks Kepala BNPB yang Dicopot Prabowo usai Sang Adik Terjaring OTT KPK

Profil Letjen Suharyanto, Eks Kepala BNPB yang Dicopot Prabowo usai Sang Adik Terjaring OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:37 WIB

RuneScape Reignited Siap Meluncur! Petualangan Baru Dimulai 2 Desember

RuneScape Reignited Siap Meluncur! Petualangan Baru Dimulai 2 Desember

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Babymonster Konser di Jakarta Hari Ini, Intip Rundown Lengkapnya

Babymonster Konser di Jakarta Hari Ini, Intip Rundown Lengkapnya

Entertainment | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:28 WIB

Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk

Buron 4 Tahun ke Jakarta, Perampok Bersenpi yang Sekap Pasutri di Lampung Utara Akhirnya Diciduk

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Soal Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, DPR: Jangan Buat Pegawai Gelisah!

Soal Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih, DPR: Jangan Buat Pegawai Gelisah!

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?

Ironi Pajak di Indonesia: Pengusaha Diperas Aturan, Parkir Liar Malah Bebas Pungutan?

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:15 WIB

8 Sepatu Jalan Lokal Hands Free, Nyaman Langsung Pakai Tanpa Perlu Membungkuk

8 Sepatu Jalan Lokal Hands Free, Nyaman Langsung Pakai Tanpa Perlu Membungkuk

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Profil Sho Shibuya, Seniman Jepang Gambar Karhutla Indonesia di Cover The New York Times

Profil Sho Shibuya, Seniman Jepang Gambar Karhutla Indonesia di Cover The New York Times

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:10 WIB

×