Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Pabrik Daur Ulang Sampah Popok Bakal Dibangun di Jawa Timur

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 24 Januari 2020 | 06:09 WIB
Pabrik Daur Ulang Sampah Popok Bakal Dibangun di Jawa Timur
Produk popok. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) di wilayah Jawa Timur menyebut, sampah popok merusak lingkungan dan berdampak buruk pada biota sungai.

Terkait hal tersebut, PT Softex Indonesia berencana membangun lokasi daur ulang limbah popok bekas di Jawa Timur.

"Akan kami bangun di Jatim, tapi kami masih mencari partner bank sampah yang mau bekerja sama dengan PT Softex Indonesia, dan kami mau menaruh teknologi hidrothermal sekaligus bagaimana cara mengumpulkan limbah popok," kata Plant Manager PT Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/1/2020) kemarin.

Beny yang ditemui di lokasi pabrik PT Softex Indonesia mengatakan, pembangunan lokasi daur ulang sampah popok di Jatim tersebut juga sebagai komitmen perusahaan memanfaatkan limbah popok menjadi bahan yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

Ia mengatakan, perusahaan yang juga memproduksi pembalut perempuan hingga popok dewasa itu telah memiliki teknologi daur ulang limbah popok menjadi batu-bata, pupuk, hingga media tanam.

Teknologi itu, kata dia, sudah diterapkan di Bandung, Jawa Barat, yakni melakukan pengolahan limbah popok menggunakan teknologi hidrothermal melalui pemanasan khusus, sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara.

"Sudah kami laksanakan di Pabrik Karawang, yakni mendaur ulang popok bayi bekas sehingga tidak mencemari lingkungan, dan hasilnya berupa batu-bata, pupuk, dan media tanam," katanya.

Ia menjelaskan, dalam proses hidrothermal popok bayi diuraikan menjadi cair dan padat, kemudian untuk cair digunakan menjadi pupuk cair, dan yang padat diubah menjadi bata, asbak dan barang bermanfaat lainnya.

Terkait lokasi daur ulang limbah popok bekas di Jawa Timur, Beny mengaku akan ditempatkan di sekitar pabrik Sidoarjo dengan memberdayakan masyarakat sekitar pabrik.

"Saat ini progres pembangunan lokasi daur ulang limbah popok bekas di Jawa Timur masih dalam tahap assessment, diharapkan bisa realisasi tahun ini," katanya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam LSM Ecoton menggelar aksi "jangan buang popok di sekitar sungai" karena dapat merusak lingkungan dan berdampak buruk pada biota sungai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Press Release | Kamis, 16 Januari 2020 | 15:54 WIB

Pemerintah: Sudah Pedulikah Terhadap Masalah Sampah Plastik?

Pemerintah: Sudah Pedulikah Terhadap Masalah Sampah Plastik?

Your Say | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:24 WIB

Golden Globes 2020, Troian Bellisario Pakai Gaun Pengantin Daur Ulang

Golden Globes 2020, Troian Bellisario Pakai Gaun Pengantin Daur Ulang

Lifestyle | Kamis, 09 Januari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:31 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:24 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB