Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Pabrik Daur Ulang Sampah Popok Bakal Dibangun di Jawa Timur

Iwan Supriyatna

Jum'at, 24 Januari 2020 | 06:09 WIB
Pabrik Daur Ulang Sampah Popok Bakal Dibangun di Jawa Timur
Produk popok. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) di wilayah Jawa Timur menyebut, sampah popok merusak lingkungan dan berdampak buruk pada biota sungai.

Terkait hal tersebut, PT Softex Indonesia berencana membangun lokasi daur ulang limbah popok bekas di Jawa Timur.

"Akan kami bangun di Jatim, tapi kami masih mencari partner bank sampah yang mau bekerja sama dengan PT Softex Indonesia, dan kami mau menaruh teknologi hidrothermal sekaligus bagaimana cara mengumpulkan limbah popok," kata Plant Manager PT Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/1/2020) kemarin.

Beny yang ditemui di lokasi pabrik PT Softex Indonesia mengatakan, pembangunan lokasi daur ulang sampah popok di Jatim tersebut juga sebagai komitmen perusahaan memanfaatkan limbah popok menjadi bahan yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

Ia mengatakan, perusahaan yang juga memproduksi pembalut perempuan hingga popok dewasa itu telah memiliki teknologi daur ulang limbah popok menjadi batu-bata, pupuk, hingga media tanam.

Teknologi itu, kata dia, sudah diterapkan di Bandung, Jawa Barat, yakni melakukan pengolahan limbah popok menggunakan teknologi hidrothermal melalui pemanasan khusus, sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara.

"Sudah kami laksanakan di Pabrik Karawang, yakni mendaur ulang popok bayi bekas sehingga tidak mencemari lingkungan, dan hasilnya berupa batu-bata, pupuk, dan media tanam," katanya.

Ia menjelaskan, dalam proses hidrothermal popok bayi diuraikan menjadi cair dan padat, kemudian untuk cair digunakan menjadi pupuk cair, dan yang padat diubah menjadi bata, asbak dan barang bermanfaat lainnya.

Terkait lokasi daur ulang limbah popok bekas di Jawa Timur, Beny mengaku akan ditempatkan di sekitar pabrik Sidoarjo dengan memberdayakan masyarakat sekitar pabrik.

"Saat ini progres pembangunan lokasi daur ulang limbah popok bekas di Jawa Timur masih dalam tahap assessment, diharapkan bisa realisasi tahun ini," katanya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam LSM Ecoton menggelar aksi "jangan buang popok di sekitar sungai" karena dapat merusak lingkungan dan berdampak buruk pada biota sungai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Popok Bayi Bekas Ternyata Bisa Didaur Ulang Jadi Batu Bata

Press Release | Kamis, 16 Januari 2020 | 15:54 WIB

Pemerintah: Sudah Pedulikah Terhadap Masalah Sampah Plastik?

Pemerintah: Sudah Pedulikah Terhadap Masalah Sampah Plastik?

Your Say | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:24 WIB

Golden Globes 2020, Troian Bellisario Pakai Gaun Pengantin Daur Ulang

Golden Globes 2020, Troian Bellisario Pakai Gaun Pengantin Daur Ulang

Lifestyle | Kamis, 09 Januari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB