Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:28 WIB
Harita Nickel Kembangkan Pendekatan Pengelolaan Tailing Sesuai Karakteristik Indonesia
Fasilitas pengolahan HPAL Harita Nickel. (Dok: Harita Nickel)

Suara.com - Pengelolaan tailing menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perkembangan industri pengolahan nikel berbasis High Pressure Acid Leaching (HPAL). Besarnya volume sisa hasil pengolahan, ditambah karakteristik Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi dan rawan gempa membuat penerapan sistem penyimpanan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan negara lain. Di sisi lain, kondisi tersebut juga mendorong lahirnya berbagai inovasi, baik dalam pengelolaan maupun pemanfaatan sisa hasil pengolahan di masa depan.

“Dry stacking memang telah terbukti diterapkan di berbagai negara, tetapi mengoperasikannya secara aman di wilayah tropis dengan curah hujan tinggi dan aktivitas seismik seperti Indonesia membutuhkan perpaduan teknologi dan keahlian yang sangat spesifik," ujar VP of ESG Transformation Harita Nickel, Zahedi Zakaria.  

Pada umumnya, kadar nikel dalam bijih limonit hanya berkisar 0,8–1,5 persen. Artinya, sebagian besar material yang diolah akan menjadi sisa hasil pengolahan setelah kandungan nikelnya dipisahkan. Besarnya volume tersebut membuat pengelolaan tailing menjadi salah satu aspek paling krusial dalam operasional fasilitas HPAL.

Filter press untuk memisahkan fraksi padat dan cair dari tailing HPAL. (Dok: Harita Nickel)
Filter press untuk memisahkan fraksi padat dan cair dari tailing HPAL. (Dok: Harita Nickel)

Salah satu pendekatan yang kini semakin banyak diterapkan dalam pengelolaan tailing adalah Dry Stack Tailings (DST). Berbeda dengan metode penyimpanan tailing konvensional, DST menempatkan tailing yang telah melalui proses pengurangan kadar air (dewatering) sehingga memiliki karakteristik yang lebih stabil untuk ditata dan dipadatkan secara bertahap. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan aspek keselamatan sekaligus mendukung pengelolaan tailing yang lebih bertanggung jawab.

Namun, berbeda dengan banyak negara lain yang telah lebih dahulu menerapkan pendekatan ini, Indonesia memiliki karakteristik berupa curah hujan tinggi, iklim tropis, serta aktivitas kegempaan yang tinggi. Kondisi tersebut membuat penerapan dry stacking di Indonesia tidak cukup hanya mengadopsi teknologi yang telah digunakan di negara lain.

Sebagai salah satu perusahaan yang menerapkan DSTF, Harita Nickel mengembangkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan sistem filtrasi. Menurut Zahedi, fasilitas tersebut juga didukung pengelolaan kadar air, rekayasa penempatan dan pemadatan material, sistem pengelolaan air yang efektif, serta pemantauan geoteknik secara berkelanjutan guna menjaga kinerja fasilitas dalam jangka panjang.

"Kami tidak sekadar membeli teknologi yang sudah tersedia di pasar. Kami mengembangkan solusi pengelolaan kadar air (moisture management) dan metode pemadatan material yang harus dapat bekerja secara optimal, bahkan dalam kondisi musim hujan dengan curah hujan tinggi." kata Zahedi.

Tantangan lainnya adalah proses lokalisasi pengetahuan dan pengembangan kapasitas operator. Menurutnya, operator perlu membangun keahlian teknis di dalam perusahaan, tidak hanya bergantung pada kontraktor eksternal. Ia juga menilai semakin cepat pelaku industri berbagi pengalaman dan pengetahuan yang sesuai dengan karakteristik lokal, semakin cepat pula dry stacking dapat menjadi standar dalam pengelolaan tailing di Indonesia.

Filter press untuk memisahkan fraksi padat dan cair dari tailing HPAL. (Dok: Harita Nickel)
Filter press untuk memisahkan fraksi padat dan cair dari tailing HPAL. (Dok: Harita Nickel)

Sirkular Ekonomi

baca juga

Zahedi turut menjelaskan, pengelolaan sisa hasil pengolahan perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih sirkular.

Harita Nickel saat ini tengah mengeksplorasi berbagai potensi pemanfaatan sisa hasil pengolahan HPAL seperti pengembangan fasilitas yang memungkinkan pemanfaatan kandungan besi yang masih terdapat pada tailing sebagai bahan baku bernilai tambah. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi volume sisa hasil pengolahan yang perlu dikelola, tetapi juga turut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

"Sebagai industri, kita perlu berhenti memandang sisa hasil pengolahan HPAL hanya sebagai material yang harus disimpan, dan mulai melihatnya sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan. Alternatif terbaik dari penyimpanan adalah ekonomi sirkular," katanya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

Harmoni Industri Tambang dan Pertanian, Harita Nickel Perkuat Ekonomi Petani Pulau Obi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:44 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara

Uang Judol Rp9 Miliar Milik Jaka Purnama Disetorkan ke Negara

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:27 WIB

Skema Baru Bansos Dimulai, Pemerintah Uji Penyaluran Lewat Koperasi Desa Merah Putih di 900 Titik

Skema Baru Bansos Dimulai, Pemerintah Uji Penyaluran Lewat Koperasi Desa Merah Putih di 900 Titik

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:26 WIB

Harusnya Perkara Sudah Selesai, Pakar Hukum Sorot Vonis Bebas Masih Dikasasi Jaksa

Harusnya Perkara Sudah Selesai, Pakar Hukum Sorot Vonis Bebas Masih Dikasasi Jaksa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:25 WIB

Banjir Dolar hingga Ringgit, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Fantastis

Banjir Dolar hingga Ringgit, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Fantastis

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:24 WIB

Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan

Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan

Sumut | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB

Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi

Ironi Buku Preloved Mahal: Saat Nilai Ekonomi Menggeser Nilai Literasi

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:20 WIB

Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I

Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:19 WIB

Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:17 WIB

Cegah Spekulasi Liar, DPR Desak Polisi Bongkar Fakta di Balik Kematian Karumga Eks Jampidsus

Cegah Spekulasi Liar, DPR Desak Polisi Bongkar Fakta di Balik Kematian Karumga Eks Jampidsus

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:15 WIB

4 Sunscreen Tekstur Gel Oil Free Terbaik yang Nyaman Dipakai Sesuai Klaim Pembeli

4 Sunscreen Tekstur Gel Oil Free Terbaik yang Nyaman Dipakai Sesuai Klaim Pembeli

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:15 WIB

×